Pasar Modal Indonesia Distribusikan Ratusan Ribu Dosis Vaksin di Sumut

Pasar Modal Indonesia Distribusikan Ratusan Ribu Dosis Vaksin di Sumut
HUT 44 tahun diaktifkannya Pasar Modal Indonesia kembali menggelar kegiatan corporate social responsibility (CSR)

MEDAN | kliksumut.com Dalam rangka HUT 44 tahun diaktifkannya Pasar Modal Indonesia kembali menggelar kegiatan corporate social responsibility (CSR) berupa pembuatan sentra vaksinasi.

“Kali ini untuk mendukung program pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan pandemi COVID-19, pelaksanaan sentra vaksinasi digelar di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara,” kata Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumut Pintor Nasution, Minggu (28/11/2021).

Disebutkannya pada pelaksanaan sentra vaksinasi di Kisaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kembali bekerja sama dengan Perkumpulan Perempuan Pertiwi Indonesia (Pertiwi Indonesia) menyelenggarakan vaksinasi sebanyak 40 ribu dosis vaksin.

BACA JUGA: Kalapas Berharap WBP yang Ikut Pelatihan Bisa Mengaplikasikan Ilmunya di Lapas

Dijelaskannya, Asahan menjadi kabupaten ke-5 di Sumut yang mendapat dukungan pelaksanaan vaksin dari pasar modal Indonesia, menyusul Karo, Simalungun, Toba dan Dairi yang telah dilaksanakan sejak 13 November 2021, dengan jumlah 200 ribu dosis.

Selain penyelenggaraan sentra vaksinasi, BEI, KPEI dan KSEI juga menyerahkan bantuan alat kesehatan berupa 2 unit oksigen konsentrator, 750 unit rapid test antigen, 100 unit oximeter dan 360 box masker medis senilai Rp66 juta.

Pelaksanaan sentra vaksinasi di Asahan kerja sama SRO dan Pertiwi Indonesia yang diselenggarakan pada 26 November 2021 – 2 Desember 2021 yang diresmikan pada Jum’at (26/11) oleh Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si.

Turut hadir pada acara tersebut, Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemerintah Kantor OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara Andi Muhammad Yusuf, Direktur BEI merangkap Wakil Ketua Panitia HUT ke-44 pasar modal Indonesia Risa E. Rustam, Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumut Pintor Nasution dan Sekjen Pertiwi Indonesia Darariza Wahid.

Wakil Bupati Kisaran Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si mengatakan, meski saat ini beberapa wilayah kondisinya lebih baik, namun masyarakat harus tetap waspada. Saat ini Kisaran masih membutuhkan vaksin, namun jumlahnya belum memenuhi target.

“Kami berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu, salah satunya pasar modal Indonesia,” ucap Taufik.

Taufik juga menyebutkan Asahan yang terdiri dari 25 kecamatan dengan jumlah penduduk 769 ribu, ditargetkan 589 ribu masyarakat yang harus divaksin.

Direktur BEI merangkap Wakil Ketua Panitia HUT ke-44 pasar modal Indonesia Risa E. Rustam menyampaikan dukungan pasar modal Indonesia untuk mempercepat vaksinasi di Sumut, terutama di Asahan dan untuk mengantisipasi liburan Natal dan Tahun Baru.

“Kondisi yang kondusif saat ini harus kita manfaatkan dengan baik untuk percepatan vaksinasi,” sebut Risa.

Risa merinci, jumlah masyarakat Asahan yang telah divaksin dosis pertama sebesar 48 persen, serta dosis kedua sebesar 24 persen. Hal ini adalah salah satu faktor yang membuat pihaknya bersama pasar modal Indonesia tergerak untuk mendukung pemerintah Kabupaten Asahan dalam mempercepat pemberian vaksin kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Pasar Modal Indonesia – IKA ITB Sediakan 200 Ribu Dosis Vaksin di 4 Kabupaten Sumut

Risa menambahkan, secara keseluruhan penyelenggaraan sentra vaksinasi dalam rangka 44 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia telah dilaksanakan di 22 wilayah Kota dan Kabupaten, baik di pulau Jawa seperti Jakarta, Surabaya, Purwokerto, Bantul, Gresik, dan Semarang.

Sedangkan di luar Jawa seperti Jambi, Palangka Raya, Mataram, Makassar, Kabupaten Manggarai Barat serta empat Kabupaten di Sumut yaitu Karo, Dairi, Toba dan Simalungun. Penyelenggaraan di Asahan merupakan pelaksanaan ke-23.

Kegiatan vaksinasi tersebut juga sejalan dengan program 10 ribu vaksin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah diselenggarakan sejak Juni 2021.

Program vaksinasi merupakan salah satu prasyarat bagi lembaga keuangan untuk fungsi intermediasi jasa keuangan, karena sebagian besar konsumen tergantung pada percepatan program vaksin.

“Percepatan program vaksinasi merupakan momen yang baik untuk pemulihan perekonomian, karena diharapkan ekonomi dapat tumbuh secara nasional, yang turut dapat mendukung pertumbuhan regional,” timpal Andi Muhammad Yusuf, Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemerintah Daerah.

Perkumpulan Perempuan Pertiwi Indonesia (Pertiwi Indonesia) merupakan perkumpulan yang bergerak di bidang sosial, yang berupaya berperan serta membantu pemerintah dalam mempercepat herd immunity.

Penyelenggaraan sentra vaksinasi di Kisaran merupakan kerjasama SRO dan Pertiwi Indonesia untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya, SRO dan Pertiwi Indonesia menyelenggarakan sentra 100 ribu dosis vaksin di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dalam waktu dekat, SRO dan Pertiwi Indonesia akan menyelenggarakan sentra vaksinasi di daerah Sumatera lainnya, yakni Lampung dan Sumatera Selatan dengan perkiraan jumlah dosis 50.000.

“Kami Pertiwi Indonesia sangat menghargai dan berterima kasih dengan komitmen OJK dan pasar modal Indonesia. Komitmen tersebut membantu pemerintah untuk percepatan vaksinasi agar merata ke seluruh Indonesia yang pada akhirnya membawa dampak pemulihan ekonomi pada umumnya, dan pasar modal pada khususnya,” tutup Darariza Wahid, Sekjen Pertiwi Indonesia. (swisma)

Pos terkait