Pakai Kaos Hugo, Pria Ditemukan Gantung Diri Di Tiga Binanga

Pakai Kaos Hugo, Pria Ditemukan Gantung Diri Di Tiga Binanga
Nova Yandi Tarigan (34) yang pekerjaannya sopir warga Desa Kuala Baru Tiga Binanga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

KARO | kliksumut.com Suara jerit minta tolong mengejutkan warga di Jalan Kapten Bangsi Sembiring Kelurahan Tiga Binanga Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo sekira pukul 06:30 Wib atas penemuan sesosok mayat yang tergantung di besi garasi Pekan Lama Tiga Binanga (28/5/2022).

Diketahui sesosok mayat yang tergantung tersebut disamping mobil penumpang “SEBAYANG” bernama Nova Yandi Tarigan (34) yang pekerjaannya sopir warga Desa Kuala Baru Tiga Binanga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri,posisi korban saat ditemukan dan dievakuasi oleh kepolisian di TKP memakai baju kaos warna putih merk Hugo Sport dengan celana jeans merek Gabrielle dengan tali terikat di leher.

BACA JUGA: Kapolres Tanah Karo Terima Unjuk Rasa Mahasiswa Peduli Tanah Karo

Bacaan Lainnya

Pertistiwa penemuan mayat Nova Yandi Tarigan tersebut dibenarkan Kapolres Tanah Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar SH.Sik,MH melalui Kapolsek Tigabinanga AKP Idem Sitepu SH.

“Saat ditemukan Nova Yandi sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi leher terikat dan tergantung di besi garasi di Pekan Lama Kecamatan Tigabinanga,” ujar Kapolsek AKP Idem Sitepu SH.

Ditambahkanya menurut dari keterangan saksi Meliana Sari Br Tarigan(47), pada hari Sabtu(28/05) sekira pukul 06.00 Wib, saksi melihat ada seorang laki-laki yang tergantung di TKP, melihat hal tersebut saksi kemudian memanggil meminta tolong dengan memanggil masyarakat yang ada disekitar TKP dan melaporkan kejadian ke Polsek Tiga Binanga.

Setelah menerima informasi tersebut Kapolsek Tigabinanga bersama personil langsung mendatangi TKP tersebut dan di TKP didapati seorang laki laki tergantung dengan memakai baju kaos warna putih bertuliskan Hugo Sport dan celana jeans warna biru merek Gabrielle di samping mopen merek SEBAYANG dengan posisi tali terikat di leher korban.

BACA JUGA: Bupati Karo Panen Padi Pertanian Organik dan Launching Posyandu Remaja

Kemudian petugas langsung mengevakuasi korban dengan menurunkannya dengan cara memotong tali yang terikat ke besi dan langsung membawa korban ke Puskesmas Tigabinanga untuk dilakukan Visum Et Repertum dan menghubungi keluarga korban.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak Puskesmas Tigabinanga, tidak ada ditemukan tanda tanda akibat kekerasan fisik dan pada bagian alat kelamin korban mengeluarkan sperm,Ujar Kaposek Idam Sitepu.

Sementara itu dari keterangan istri korban Kritiani Sebayang menyebutkan sebelum kejadian gantung diri tersebut korban sempat ada bertengkar dengan istrinya dan keluarga korban merelakan kejadian yang telah terjadi dan bermohon kepada petugas untuk jenazah korban agar tidak di otopsi, dan akan langsung dimakamkan. (Her/Del)

Pos terkait