Nella Agustin: Bintang Baru Atletik Indonesia di PON XXI, Raih Tiga Emas dan Pecahkan Dua Rekor Nasional

Nella Agustin: Bintang Baru Atletik Indonesia di PON XXI, Raih Tiga Emas dan Pecahkan Dua Rekor Nasional
Nella Agustin, atlet muda berbakat asal Serdang Bedagai, Sumatera Utara, mencuri perhatian di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut dengan prestasi gemilang. (kliksumut.com/ist)

EDITOR: Wali

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Nella Agustin, atlet muda berbakat asal Serdang Bedagai, Sumatera Utara, mencuri perhatian di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut dengan prestasi gemilang. Pada debutnya di PON, Nella berhasil membawa pulang tiga medali emas sekaligus, serta memecahkan dua rekor nasional yang membuatnya menjadi calon bintang atletik Indonesia.

Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumut, David Luther Lubis, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian Nella dalam konferensi pers di Media Center Utama PON XXI Sumut, Rabu malam (18/9/2024).

Nella meraih emas di tiga nomor, yakni lari 200 meter putri, lari 400 meter gawang putri, dan nomor 4×400 meter estafet campuran. Tim estafet Sumut yang terdiri dari Nella, Siska Simamora, M Kahairuddin, dan Ayyub Niti berhasil mengamankan emas di nomor estafet campuran.

BACA JUGA: Partai Final Atletik PON XXI Aceh-Sumut: Dua Pelari Sumut Masuk Final Lari 800 Meter, Ini Daftar Lengkapnya

Yang paling mengesankan, Nella berhasil mencetak rekor baru di dua nomor lari. Pada nomor 400 meter gawang putri, ia mencatatkan waktu 58,3 detik, memecahkan dua rekor sekaligus: rekor nasional yang sebelumnya dipegang Viera Hetari (Maluku) dengan 59,64 detik (2011) dan rekor PON atas nama Maryati (NTB) yang dicapai pada PON 2012 di Riau dengan waktu 60,31 detik.

Tidak hanya itu, Nella juga mencetak rekor baru di nomor 200 meter putri dengan waktu 23,61 detik, memecahkan rekor nasional atas namanya sendiri (23,63 detik) serta rekor PON yang sebelumnya dicetak Irene Truitje Joseph (Maluku) pada PON 2000 dengan waktu 23,98 detik.

“Semuanya berkat latihan keras dan dukungan penuh dari pelatih serta Ketua PASI Sumut. Terima kasih juga kepada warga Sumut atas doa dan dukungannya. Target berikutnya adalah SEA Games, yang pasti akan lebih menantang, tapi itu justru membuat saya lebih termotivasi,” ungkap Nella.

Prestasi Nella mendapatkan pujian dari berbagai pihak, termasuk peraih emas tolak peluru asal Sumut, Muhammad Syahrial Bhakti. Syahrial juga bercerita tentang perjalanan kariernya yang diwarnai dengan latihan keras hingga akhirnya sukses memecahkan rekor tolak peluru.

Ketua PASI Sumut, David Luther Lubis, menegaskan bahwa kesuksesan para atlet tidak lepas dari perencanaan matang dan analisis mendalam. Ia mengapresiasi dedikasi tim pelatih dan dukungan berbagai pihak yang turut berperan dalam keberhasilan kontingen atletik Sumut.

“Saya sangat bangga dengan capaian para atlet, khususnya Nella Agustin dan Muhammad Syahrial. Kami sudah melakukan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, melibatkan para ahli, nutrisionis, dan mantan atlet untuk mendukung latihan mereka. Hasilnya, Sumut mampu meraih 6 emas, 3 perak, dan 1 perunggu di PON ini,” ujar David.

BACA JUGA: Sumut Bidik 6 Emas dari Atletik PON 2024: Kombinasi Atlet Senior dan Junior Siap Tampil Gemilang

Pelatih Nella juga mengungkapkan rahasia di balik kesuksesan sang atlet, yakni latihan intensif di daerah pegunungan dengan ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut. Menurutnya, dedikasi dan kerja keras Nella selama dua tahun terakhir telah membuahkan hasil yang luar biasa.

Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis, menegaskan bahwa para atlet yang berprestasi di PON XXI akan mendapatkan bonus yang lebih besar dibandingkan PON Papua. “Saya sudah berbicara dengan Gubernur, dan beliau menjanjikan bonus yang lebih besar. Dengan 6 emas yang sudah dicapai, kami berharap Sumut bisa meraih satu emas lagi,” pungkasnya.

Dengan prestasinya yang gemilang, Nella Agustin diprediksi akan terus bersinar di panggung atletik nasional maupun internasional, menjadikan PON XXI sebagai awal dari karier cemerlangnya. (KSC)

Pos terkait