Muktar Daud Tinjau Sentra Peternakan Kambing Aceh Utara


Menurut Mukhtar Daun beternak kambing lebih mudah.

“Selain perawatan mudah, tingkat keberhasilan juga tinggi,” ujarnya.

Sehingga dia mengharapkan masyarakat ikut mendukung program pemberdayaan ekonomi melalui peternakan kambing.

Baca juga: Hadiri HUT Ke-34 IPSM, Danrem 011/LW Santuni Anak Yatim dan Bantu Ratusan Bibit Pohon



Kambing asal Gampong Ceumpedak, selain di pasarkan di Aceh Utara, juga telah dipasarkan ke daerah lain. Diantaranya, Banda Aceh, Sabang, Aceh Tengah dan daerah lainnya.

“Pemasarannya, sampai ke Aceh Besar,” jelas Kepala Dusun Teungoh, Ceumpedak, Armia Yahya.

Menurutnya, harga jual antara Rp2 juta sampai Rp2,5 juta per ekor. Sebagian bibit kambing dibeli di pasar hewan, harganya antara Rp1 juta sampai 1,5 juta.

Baca juga: Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Kodim 0103/Aut Laksanakan Doa Bersama dan Pengobatan Gratis


“Setelah dipelihara selama tiga sampai empat bulan, kambing laku dijual Rp2 juta sampai Rp2,5 juta,” tambah Armia.

Selama tiga bulan warga mengeluarkan biaya pakan jenis konsentrat rata-rata Rp150.000. Selain pakan konsentral, warga juga menggunakan hijauan untuk kebutuhan pakan ternak kambing dan domba.

Selain membeli bibit di pasar hewan, mereka juga melakukan pembibitan kambing melalui perkawinan. Jenis kambing unggul dijadikan sebagai pejantan, agar bisa menghasilkan bibit yang berkualitas. (Syahrul)

Bacaan Lainnya

Pos terkait