Disampaikan juga, selain untuk pembangunan daerah, sebagian anggaran daerah juga digunakan untuk penanganan Covid-19. Antara lain untuk penyediaan fasilitas perawatan pasien Covid-19 hingga bantuan sosial untuk masyarakat.
Terpisah, Ketua Komisi A DPRD Sumut Hendro Susanto juga menyampaikan apresiasi atas capaian Pemprov Sumut tersebut. “Kita mengapresiasi atas capaian serapan anggaran Pemprov Sumut pada triwulan ke-2 ini yang mencapai 49,03%, di tengah-tengah pandemi Covid dan hantaman the second wave virus Covid-19,” ujarnya.
Hendro berharap berharap, dengan capaian tersebut bisa berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi di Sumut. “Dan sebagaimana target prioritas pembangun dari Pak Gubernur dan Wakil Gubernur, kiranya bisa memenuhi capaian prioritas pembangunan Sumut,” sebutnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD Sumut Rusdi Lubis. Menurutnya meski ditengah hantaman pandemi Covid-19, Pemprov Sumut tetap mampu menunjukkan kinerjanya.
“Fraksi partai hanura menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ditengah-tengah kondisi pandemi Covid-19 mampu menunjukkan kinerja pencapaian realisasi belanja daserah dengan persentase sebesar 49,30% dari total belanja daerah serta mampu melampaui angka persentase realisasi belanja daerah provinsi secara nasional sebesar 40,29%,” ujarnya.
BACA JUGA: Evaluasi PPKM Level IV, Gubernur Sumut Sampaikan Penyediaan Isolasi Terpusat
Rusdi berharap prestasi ini dapat terus dipertahankan Pemprov Sumut ke depan. Untuk itu, Rusdi menyampaikan beberapa saran, di antaranya terait vaksinasi.
“Saat ini pemulihan ekonomi belum terlihat optimal karena aktivitas ekonomi terhalang beberapa kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam rangka penanganan pandemi Covid-19, oleh karena itu apabila vaksinasi berjalan sukses, cepat dan tepat serta adanya ketegasan penerapan protokol kesehatan berjalan disiplin maka kepercayaan masyarakat untuk beraktivitas di luar semakin tinggi sehingga pertumbuhan ekonomi dapat berjalan konsisten dan berkesinambungan,” sebutnya.
Pemprov Sumut, kata dia, selanjutnya perlu melakukan fokus pembangunan infrastruktur, aksesibilitas dan konektivitas kawasan sentra pertumbuhan ekonomi. Pembangunan dan perbaikan fasilitas layanan sektor prioritas dengan karakteristik penciptaan lapangan kerja. Sehingga anggaran dapat lebih efisien dan digunakan secara efektif.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Irman Oemar bersama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Ismael Parenus Sinaga menyampaian, bahwa apresiasi ini merupakan hasil dari upaya kerja Pemprov Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah yang selalu megingatkan OPD untuk dapat mengoptimalkan anggaran APBN/APBD untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumut. (Rel-wl)








