Lewat Kiriman Gula, Varian Covid India Masuk Ke Jateng Hingga ABK Meninggal

Lewat Kiriman Gula, Varian Covid India Masuk Ke Jateng Hingga ABK Meninggal
Layanan RSUD Cilacap ditutup sementara untuk mencegah penularan menyusul masuknya varian baru COVID-19 dari India ke Jawa Tengah.(Foto: Courtesy/RSUD Cilacap)

JATENG | kliksumut.com – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal Philipina meninggal di RSUD Cilacap pada 11 Mei 2021 lalu. Kasus ini menjadi pintu gerbang masuknya varian baru virus Covid-19 dari India ke Jawa Tengah.

Dikutip kliksumut.com dari voaindonesia.com bahwa Kapal MV Hilma Bulker yang mengangkut gula berangkat dari India pada 14 April dan tiba di Pelabuhan Cilacap, Jawa Tengah, pada 25 April. Setelah pemeriksaan kesehatan, diketahui 14 dari 20 ABK positif terinfeksi Covid-19. Salah satunya, berinisial DRA bahkan kondisinya cukup buruk hingga harus dirawat intensif sejak 30 April, dan kemudian meninggal pada 11 Mei.

Baca juga: Mantan Ajudan Kapolda Jateng Meninggal Dunia Ditabrak Truk

Kepastian mengenai varian baru diperoleh dari keteragan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes), Kementerian Kesehatan. Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, hari Sabtu (22/5) dalam keterangan resmi di kantornya mengutip hasil pemeriksaan tersebut. Dijelaskan, bahwa 13 ABK Kapal MV. Hilma Bulker terkonfirmasi positif Covid-19 varian B.1617.2.

Sementara Direktur Utama RSUD Cilacap, dr. Moch. Ichlas Riyanto dalam kesempatan sama mengatakan, telah memeriksa 179 tenaga kesehatan, di mana 32 di antaranya diketahui melakukan kontak langsung dengan ketigabelas ABK itu.

Pos terkait