Layanan Sampai Pelosok Desa, BPJS Kesehatan Laksanakan Program Pesiar di Tapanuli Tengah

Layanan Sampai Pelosok Desa, BPJS Kesehatan Laksanakan Program Pesiar di Tapanuli Tengah
Dalam peningkatan rekrutmen peserta dalam mendorong capaian 98% Universal Health Coverage di Kabupaten Tapanuli Tengah, BPJS Kesehatan cabang Sibolga melaksanakan Forum Koordinasi Monev Implementasi Pesiar. (kliksumut.com/Benny)

REPORTER: Benny
EDITOR: Wali

KLIKSUMUT.COM | TAPTENG – Dalam upaya meningkatkan rekrutmen peserta dan mencapai target 98% Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Tapanuli Tengah, BPJS Kesehatan cabang Sibolga menggelar Forum Koordinasi Monev Implementasi Pesiar Tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah pada Kamis (25/07/2024).

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan angka keaktifan peserta JKN dan retensi capaian UHC, serta menjalin komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan berbagai pemangku kepentingan. Hadir dalam acara tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Kabupaten Tapanuli Tengah, Kepala BPKAD Kabupaten Tapanuli Tengah, OPD terkait, petugas Pesiar, dan perwakilan BPJS Kesehatan.

BACA JUGA: Oknum Kadis di Pemkab Tapteng Coba Ngetes Sugeng, Potong SPPD

Pesiar adalah kegiatan social marketing yang dirancang untuk merekrut peserta dan meningkatkan keaktifan peserta JKN, dilakukan oleh pihak ketiga atas rekomendasi perangkat daerah terkait. Program ini melibatkan pemetaan dan rekrutmen calon peserta JKN di setiap desa dan kelurahan dengan tujuan mencapai minimal 98% penduduk menjadi peserta JKN sesuai dengan RPJMN Tahun 2024.

Agen Pesiar melakukan pemetaan data potensi masyarakat desa yang belum terlindungi JKN, menyisir masyarakat rentan seperti masyarakat miskin, korban PHK, masyarakat stunting, ibu hamil, dan lainnya yang belum masuk dalam kepesertaan JKN. Mereka juga menyisir pekerja sektor formal yang belum didaftarkan pemberi kerja ke Program JKN, melakukan sosialisasi, advokasi, dan memastikan masyarakat desa non JKN menjadi peserta JKN untuk menciptakan desa UHC Desa Sehat Sejahtera.

Agen Pesiar yang ditunjuk oleh pemerintah desa bertugas mengadvokasi dan mendaftarkan penduduk sebagai peserta JKN. Mereka memetakan penduduk di wilayahnya untuk mengidentifikasi calon peserta JKN yang belum terdaftar atau yang sudah tidak aktif. Data yang dipetakan meliputi informasi usia, pekerjaan, dan status kepesertaan sebelumnya. Agen Pesiar juga berperan sebagai advokat jaminan kesehatan, mengedukasi penduduk tentang manfaat menjadi peserta JKN serta hak dan kewajiban yang terkait. Advokasi dilakukan dengan kunjungan door-to-door ke rumah penduduk. Setelah berhasil meyakinkan penduduk, agen Pesiar mendaftarkan mereka sebagai peserta JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga, Rita Masyita Ridwan, menekankan pentingnya kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah. “Dibutuhkan upaya kolaborasi bersama dan kerjasama yang intens antara BPJS Kesehatan dengan Pemerintah Daerah untuk memastikan warga mendapatkan jaminan kesehatan,” ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah atas dukungan aktif terhadap Program JKN, khususnya program Pesiar.

BACA JUGA: Oknum Kadis di Pemkab Tapteng Coba Ngetes Sugeng, Potong SPPD

Program Pesiar bertujuan mempercepat rekrutmen peserta dan meningkatkan keterlibatan aktif dalam JKN. “Program ini hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan berkelanjutan hingga ke pelosok desa,” tambah Rita.

Lima desa di Kabupaten Tapanuli Tengah yang menjadi target peningkatan program Pesiar adalah Desa Mela I, Desa Sigiring-Giring, Desa Unte Mungkur II, Desa Sait Kalangan II, dan Desa Aek Garut. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Kabupaten Tapanuli Tengah, Erman Syahrin Lubis, S.Sos, M.AP, berharap peningkatan di lima desa tersebut bisa menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Tapanuli Tengah. “Kita berharap upaya di lima desa ini berjalan dengan baik dan menjadi rujukan bagi desa lain di Kabupaten Tapanuli Tengah,” pungkas Erman. (KSC)

Bacaan Lainnya

Pos terkait