Launching Program Doktor Hukum, Unpri Siap Lahirkan SDM Berwawasan Global

Launching Program Doktor Hukum, Unpri Siap Lahirkan SDM Berwawasan Global
Kepala LLDikti Wilayah I Sumut, Prof Dr Ibnu Hajar MSi berharap pembukaan Program Doktor Hukum Unpri

MEDAN | kliksumut.com Universitas Prima Indonesia (Unpri) Medan grand launching program studi Doktor Hukum (S3) di Hall kampus tersebut Jalan Sampul Medan.

“Pembukaan program Doktor Hukum tersebut menambah program doktor yang sudah ada sebelumnya, yaitu Program Doktor Ilmu Kedokteran dan Program Doktor Manajemen,” kata Rektor Unpri Prof Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes, Sabtu (15/1/2022).

Disebutkannya, pembukaan S3 Hukum itu setelah mendapatkan izin dari Kemendikbudristek pada 8 Desember 2021.

BACA JUGA: Cegah Penyebaran Covid-19, Wisuda Unpri Terapkan Prokes Ketat

“Pembukaan Program Doktor Hukum ini melewati sejumlah tantangan. Namun tantangan tersebut mampu kita atasi berkat langkah-langkah kolaboratif yang kita lakukan dan dukungan penuh dari pendiri dan Ketua BPH Unpri, serta seluruh jajaran rektorat,” bebernya.

Rektor optimis, pembukaan program Doktor Hukum pada Jumat (14/1/2022) tersebut akan mendukung peningkatan kualitas SDM Sumut dan mampu memberikan kontribusi dan solusi di tengah masyarakat.

Hal ini menurut rektor, merupakan langkah luar biasa di awal 2022. Semoga program S3 Hukum ini dan program S3 lainnya dapat berjalan dengan baik dan semakin maju ke depannya.

Kepala LLDikti Wilayah I Sumut, Prof Dr Ibnu Hajar MSi berharap pembukaan Program Doktor Hukum Unpri tersebut mampu menjawab dinamika perubahan yang dinamis dan multi dimensi.

Dikatakan Ibnu Hajar, perkembangan yang dinamis dan multi dimensi tersebut tentu sarat dengan aspek hukum. Karena itu pihaknya berharap Program Doktor Hukum ini nantinya mampu menghasilkan pemikir yang mampu memberikan opsi dan solusi masalah-masalah hukum di Sumut secara khusus dan di Indonesia secara umum.

“Ini adalah kado awal tahun yang baik. Semoga ke depan Program Doktor ini bisa didorong hingga bertaraf internasional,” kata Ibnu Hajar.

Pos terkait