Kemlu Apresiasi Polri atas Pengungkapan Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Pangayunan

Diplomat Kemenlu RI Arya Daru Pangayunan Ditemukan Tewas di Kos Jakarta Pusat, Kemenlu Serahkan Penanganan ke Polisi
Foto semasa hidup Arya Daru Pangayunan, yang ditemukan tewas di kamar indekosnya di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa pagi (8/7/2025). (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Metro Jaya, atas kinerja profesional dalam mengungkap penyebab kematian diplomat muda, Arya Daru Pangayunan (39). Proses penyelidikan yang dilakukan Polri dinilai berjalan transparan dan melibatkan berbagai ahli demi mengungkap fakta secara menyeluruh.

“Kemlu menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan oleh tim penyelidik Polda Metro Jaya dan para ahli yang dilibatkan selama pelaksanaan penyelidikan,” demikian pernyataan resmi Kemlu, Kamis (31/7/2025).

BACA JUGA: Diplomat Kemenlu RI Arya Daru Pangayunan Ditemukan Tewas di Kos Jakarta Pusat, Kemenlu Serahkan Penanganan ke Polisi

Komitmen Transparansi dan Komunikasi Aktif

Kemlu menegaskan bahwa sejak awal proses penyelidikan, pihaknya aktif berkoordinasi dengan keluarga almarhum, penyelidik kepolisian, dan pihak terkait lainnya. Langkah ini diambil demi menjamin penanganan kasus dilakukan secara transparan, objektif, dan berkeadilan.

“Sejak awal proses penyelidikan, Kemlu telah bekerja sama dan berkomunikasi dengan keluarga, penyelidik polisi, maupun pihak terkait lainnya untuk mengungkap kasus ini secara terang-benderang,” lanjut keterangan tersebut.

Kemlu juga menghargai berbagai bentuk perhatian publik serta masukan yang disampaikan menyusul kabar meninggalnya Arya Daru yang sempat menjadi perhatian luas di masyarakat dan media sosial.

Dukacita dan Penghormatan untuk Diplomat Muda Berprestasi

Arya Daru Pangayunan dikenal sebagai sosok diplomat muda yang berdedikasi tinggi, ramah terhadap rekan kerja, dan menjadi figur senior yang mengayomi banyak staf muda di Kemlu. Kepergiannya menjadi duka mendalam, tak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar Kemlu.

“Kemlu turut berduka atas kepergian dari Arya Daru yang dikenal sebagai sosok baik, ramah kepada rekan kerja, berdedikasi, serta senior yang mengayomi. Kepergian almarhum juga memberikan dampak emosional terhadap rekan kerja dan keluarga besar Kemlu lainnya,” tulis Kemlu.

Bacaan Lainnya

Dukungan Menlu dan Pendampingan untuk Keluarga

Sebagai bentuk empati dan perhatian, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, secara langsung mengunjungi rumah duka di Yogyakarta untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Bapak Menlu RI telah mengunjungi rumah duka di Yogyakarta untuk memberikan belasungkawa dan dukungan moril,” ujar pihak Kemlu.

Kemlu juga menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan pendampingan kepada keluarga Arya Daru, termasuk menyediakan fasilitas konseling psikologi dan psikiatri bagi para staf maupun keluarga Kemlu yang terdampak secara emosional akibat tugas kedinasan.

BACA JUGA: Indonesia Desak Hamas dan Israel Hentikan Kekerasan

Layanan Psikologis untuk Kesejahteraan Pegawai Kemlu

Dalam rangka mendukung kesehatan mental dan emosional para pegawai, Kemlu menyediakan layanan in-house berupa konseling psikologis dan psikiatris. Layanan ini dimaksudkan untuk membantu para diplomat dan keluarga mereka yang menghadapi tekanan atau dampak emosional dari tugas-tugas kedinasan, baik di dalam maupun luar negeri.

“Layanan in-house telah disediakan Kemlu untuk membantu staf dan keluarganya apabila terdampak dari aktivitas dan penugasan kedinasan,” tutup pernyataan tersebut. (KSC)

Pos terkait