KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Kebakaran hebat melanda kawasan Kawasan Industri Medan (KIM), tepatnya di pabrik milik PT Argo yang berada di Jalan Yos Sudarso, simpang Cingwan, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (25/4/2026) malam.
Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga dan pengguna jalan. Kobaran api yang membumbung tinggi disertai asap hitam pekat tampak menyelimuti langit malam, menciptakan suasana mencekam di kawasan industri tersebut.
Belasan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang terus melahap bangunan pabrik. Hingga berita ini diturunkan, api dilaporkan sudah mulai mereda setelah proses pemadaman intensif selama beberapa jam.
Seorang warga setempat, Abay (23), mengaku pertama kali melihat tanda-tanda kebakaran sekitar pukul 19.00 WIB. Ia sempat mengira asap yang keluar dari pabrik hanyalah uap biasa.
BACA JUGA: Kebakaran di Medan Polonia: 4 Rumah Hangus Diduga Akibat Ledakan Tabung Gas LPG
“Sekitar jam tujuh lewat tadi ada asap tebal, kami pikir cuma uap biasa. Lama-kelamaan malah muncul kobaran api,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan, Wandro Malau, yang memimpin langsung proses pemadaman, menyebut pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Untuk durasi sampai lebih kurang tadi 12 menit. Jadi, response time kita tercapai untuk sampai di lokasi,” kata Wandro Malau di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, api sempat membakar area lantai satu dan lantai dua bangunan, sehingga memberikan tekanan cukup besar bagi petugas di lapangan. Namun, berkat kerja sama tim dan peralatan yang memadai, api akhirnya berhasil dikendalikan.
Sebanyak 10 unit armada pemadam dikerahkan, terdiri dari 5 unit dari Mako di Jalan Borobudur dan 5 unit bantuan dari berbagai UPT di Kota Medan. Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, api berhasil dijinakkan.
BACA JUGA: Kebakaran di Medan Petisah, Rumah dan Kendaraan Ludes Terbakar
Dampak kebakaran juga menyebabkan kemacetan panjang di sepanjang Jalan Yos Sudarso. Arus lalu lintas tersendat akibat keluar masuknya kendaraan pemadam kebakaran serta banyaknya warga yang memadati lokasi kejadian.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab kebakaran maupun potensi korban. Petugas masih melakukan pendinginan serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber api. (KSC)
REPORTER: Bayu





