KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – PT Pegadaian Kantor Wilayah I Medan, yang beralamat di Jalan Pegadaian No.112, AUR, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara, membukukan laba bersih sebesar Rp725,7 miliar pada Semester I Tahun 2026. Angka ini naik 48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan laba tersebut didukung oleh peningkatan Outstanding Loan (OSL) gross yang mencapai Rp11,53 triliun, atau tumbuh 53 persen secara tahunan. Angka pertumbuhan ini melampaui rata-rata pertumbuhan nasional, menunjukkan kinerja Kanwil I Medan berjalan lebih unggul dibandingkan capaian secara nasional.
BACA JUGA: Pegadian Syariah Gelar Aksi Bersih Pantai Lhok Bubon Aceh Barat
Pertumbuhan pembiayaan yang signifikan mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat di wilayah Sumatera Utara dan Aceh terhadap produk dan layanan Pegadaian.
Capaian positif ini sejalan dengan kinerja nasional PT Pegadaian yang juga mencatatkan pertumbuhan laba dan aset yang pesat, berkat strategi bisnis yang adaptif serta pengembangan ekosistem emas.
Pimpinan Wilayah I Medan, Yohanis Wulang, melalui Kepala Bagian Humas dan Protokoler Febrian Mega Putra kepada Kliksumut.com, Rabu (29/7/2026) menyampaikan bahwa pencapaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga. Pertumbuhan bisnis didukung perluasan akses layanan, penguatan jaringan agen, peningkatan literasi keuangan, pengembangan ekosistem emas, serta dukungan pembiayaan bagi pelaku UMKM.
”Kami melihat antusiasme masyarakat Sumatera Utara dan Aceh terhadap investasi emas serta pembiayaan produktif terus meningkat. Capaian semester pertama 2026 menjadi motivasi bagi Kanwil I Medan untuk terus menghadirkan pertumbuhan bisnis yang sehat, pengelolaan risiko yang disiplin, dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA: PT Pegadaian Kanwil 1 Medan Gelar Media Gathering dan Lomba Karya Jurnalistik 2025 dengan Tajuk ’Mengemaskan Indonesia’
Kualitas pembiayaan di wilayah kerja Kanwil I Medan juga terjaga dengan baik, sejalan dengan tren penurunan rasio kredit bermasalah secara nasional. Ke depan, pertumbuhan ini diharapkan dapat terus dipertahankan seiring dengan penguatan ekosistem emas dan layanan keuangan yang terus dikembangkan perusahaan bersama Danantara, menuju visi MengEMASkan Indonesia. (KSC)








