Kaki Pasien Diamputasi, RS Mitra Sejati Diduga Melakukan Malpraktek

Kaki Pasien Diamputasi, RS Mitra Sejati Diduga Melakukan Malpraktek
Pihak keluarga yang didampingi kuasa hukumnya, Hans Silalahi SH MH saat di RS Mitra Sejati yang keberatan dengan diamputasinya kaki pasien Julita Br Berutu yang diduga pihak rumah sakit melakukan malpraktek. (istimewa)

REPORTER : Jhonson Siahaan.

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Dokter yang berada di RS Mitra Sejati, Medan, diduga melakukan malpraktek terhadap kaki pasien Julita Br Berutu. Pasalnya, kaki pasien Julita Br Berutu diamputasi pihak RS Mitra tanpa ada pemberitahuan dan persetujuan pihak keluarga. Akibat ulah dokter RS Mitra Sejati, Julita Br Berutu harus kehilangan kakinya.

Informasi yang diperoleh awak media ini, Sabtu (01/03/2025), pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut sontak saja berteriak histeris dan membuat rumah sakit menjadi ramai dan heboh. Suami Julita Br Berutu yang mengetahui kejadian itu, Efredi Sembiring didampingi kuasa hukumnya, Hans Silalahi SH langsung mengamuk di RS Mitra Sejati, Kamis (27/02/2025) siang.

BACA JUGA: Pj Gubsu Jenguk Ketua Pewarta Polrestabes Medan di Rumah Sakit Mitra Medika Premiere

“Saya ingin bertemu direktur rumah sakit. Saya tidak terima karena kaki istri saya telah diamputasi tanpa ada permintaan dan persetujuan dari keluarga. Diduga istri saya menjadi korban malpraktik pihak rumah sakit RS Mitra Sejati ini,” teriak Efredi Sembiring.

Menurut Efredi Sembiring, pada hari Senin (17/02/2025) sore, istrinya Julita Beru Surbakti dibawa ke RS Mitra Sejati untuk menjalani perawatan medis karena menderita luka infeksi di bagian jari kaki sebelah kanan akibat terkena paku. “Namun pihak dokter RS Mitra Sejati mengamputasi kaki istri saya,” ungkapnya.

Efredi Sembiring mengatakan, tindakan amputasi yang dilakukan dokter terhadap kaki istrinya itu diduga melanggar prosedur. “Kami pihak keluarga tidak ada diberitahu atau pun dimintai persetujuan untuk dilakukan amputasi terhadap kaki istri saya. Saya awalnya meminta agar jari kaki istri saya yang sakit itu diobati. Namun, pihak dokter rumah sakit malah memotong kaki istri saya,” tegasnya.

Efredi Sembiring mengaku kecewa berat atas tindakan dokter yang merugikan masa depan istrinya. “Akibat kejadian ini, jelas istri saya tidak sesempurna dulu lagi. Satu kakinya telah dipotong akibat kecerobohan dokter RS Mitra Sejati,” kata Efredi Sembiring sambil berurai air mata.

Anehnya lagi, tambah Efredi Sembiring, sudah 3 hari sejak kaki istrinya dipotong oleh dokter, tidak ada penjelasan apa pun dari pihak RS Sembiring. “Ada apa. Ini jelas-jelas malpraktek,” teriak Efredi Sembiring.

Hans Silalahi SH MH, selaku kuasa hukum Efredi Sembiring mengatakan, akan melaporkan kasus tersebut ke Mapolda Sumut terkait dugaan malpraktik yang dilakukan pihak RS Mitra Sejati terhadap pasien Julita Br Surbakti. “Kita minta pertanggungjawaban dari pihak RS Mitra Sejati. Kasus ini akan kami laporkan ke Mapolda Sumut,” ujar Hans Silalahi.

BACA JUGA: Pj Gubsu Jenguk Ketua Pewarta Polrestabes Medan di Rumah Sakit Mitra Medika Premiere

Sementara itu, pihak RS Mitra Sejati, Erwin yang dihubungi via telepon selulernya, Jumat (28/02/2025) siang menuturkan, bahwa dirinya sedang berada di Tebing Tinggi. “Saya lagi di Tebing Tinggi. Nanti habis makan siang saya hubungi lagi,” jawabnya singkat.

Hingga berita ini dituliskan, pihak manajemen RS Mitra Sejati, Erwin, tidak ada menghubungi awak media ini. (KSC)

Pos terkait