“Kita akan terus mendorong digitalisasi UMKM demi mengejar target 30 juta UMKM terhubung ke ekosistem digital pada tahun 2023. Ini target yang ambisius tapi optimis bisa tercapai,” ujarnya.
Teten menyatakan, untuk memenuhi target tersebut diperlukan literasi digital, pengembangan kapasitas SDM dan peningkatan kualitas produksi. Itulah sebabnya pada Gernas BBI Jawa Barat ini, tidak fokus hanya pada aspek pemasaran, tapi SDM dan proses bisnis.
“Ini harus kita kawal. Itulah sebabnya rangkaian kegiatan BBI Jabar tidak hanya fokus pada aspek pemasaran, tapi aspek SDM dan proses bisnis,” imbuhnya.
BACA JUGA: Teten: Pemerintah Harus Serap Produk UMKM
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, Jawa Barat merupakan gudang kreativitas di Indonesia, karena selalu mampu menciptakan produk yang disukai masyarakat.
Luhut juga mengapresiasi Gubernur Jawa Barat yang telah memperkuat UMKM lokal masuk ke ekosistem digital. Salah satunya dengan hadirnya portal e-commerce borongdong.id sebagai wujud nyata dukungan kepada UMKM.
“Saya apresiasi peran dari Ridwan Kamil yang berpartisipasi memperkuat UMKM lokal masuk ekosistem digital,” ucapnya. (fik)








