Isu Kudeta Wali Nanggroe, Ini Tanggapan Eks Kombatan GAM D-IV Wilayah Samudera Pase

  • Whatsapp

LHOKSUKON | kliksumut.com – Beredar isu dikalangan eks Kombatan GAM / KPA tentang isu penggulingan jabatan Wali Nanggroe Aceh Tgk.Malik Mahmud Al-Haytar, yang rencananya akan dilakukan pada tanggal 26 Maret 2021.

Menanggapi hal tersebut Eks Kombatan GAM Daerah IV Wilayah Samudera Pase, bahwa Ajakan demo tersebut tidak jelas sumbernya dan penanggung jawab serta apa tujuannya.

Baca juga: Ketua DPK – KNPI Lhoksukon : DPRK Aceh Utara Kurang Kajian tentang pemindahan Kantor

Bacaan Lainnya



“Apa tujuan nya dan siapa penanggung jawabnya serta apa dasarnya,” kata Ramli atau yang lebih dikenal Dara Baro kepada Media Kliksumut.com , Jumat (05/03/2021).

Menurutnya aksi ajakan demo tersebut jangan dikait-kaitkan dengan nama GAM, apa lagi mengatas namakannya sebagai “lanjutan perjuangan peninggalan Almarhum Dr. Teungku Tjhik Hasan Muhammaf di-Tiro. 

Baca juga: Dinas PK Aceh Utara Resmi Tempati Bekas Gedung Pengadilan di Lhoksukon


Dirinya meminta kepada pihak-pihak yang tidak puas dengan perdamaian Aceh saat ini janganlah menciptakan permasalahan adu domba sesama GAM dan jangan mengadu domba rakyat Aceh dengan petinggi GAM, serta jangan memprofokasi rakyat dengan mengkambing hitamkan perjuangan GAM.

Lebih rinci Ramli menjelaskan bahwa dirinya telah berusaha menghubungi Teungku H. Bakhtiar Abdullah, jubir GAM dalam dan luar negri dan para juru runding GAM yang ada di Stockholm, Swedia, serta juru runding GAM yang berada di Aceh M. Nur Djuli, Shadia Marhaban, dan Munawar Liza Zainal. Demikian juga tokoh GAM dalam perundingan-perundingan Damai sebelumnya Teuku Kamaruzzaman.

Pos terkait