IMM Sumut Mendesak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Sumatera

IMM Sumut Mendesak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Sumatera
MATERIAL KAYU TERBAWA LONSOR: Tumpukan material batang kayu menumpuk terbawa banjir dan longsor di Tapanuli Tengah. (FOTO: Arif Genta Buana)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN ~ Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan keprihatinan mendalam atas banjir dan longsor yang melanda Sumatera, termasuk Sumut, Aceh, dan Sumatera Barat (Sumbar).

Melihat luasnya wilayah terdampak dan tingginya jumlah korban, IMM Sumut mendesak pemerintah pusat segera menetapkan status Bencana Nasional.

Penanganan Darurat Harus Dipercepat

Ketua Umum IMM Sumut, Rahmat Taufiq Pardede menegaskan, status nasional penting bukan hanya untuk administrasi, tetapi juga untuk mempercepat koordinasi lintas-lembaga serta memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi.

BACA JUGA: KAMMI Sumut Desak Pemerintah Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional di Sumatera

“Skala bencana sudah melampaui kapasitas penanganan daerah. Pemerintah pusat harus hadir secara penuh dengan menetapkan status Bencana Nasional agar sumber daya, anggaran, dan instrumen penanganan bisa dimobilisasi secara maksimal,” tegas Taufiq.

IMM Sumut meminta pemerintah mempercepat penanganan darurat, termasuk evakuasi korban, pembukaan akses jalan, dan penyaluran logistik secara merata.

“Kondisi di Sumut saat ini masih sulit, karena banyak warga dan tempat pengungsian belum terjangkau akibat material longsor dan banjir,” ujarnya.

BACA JUGA: Bencana Hidrometeorologi Melanda 13 Daerah di Sumut, 47 Warga Meninggal dan Ribuan Mengungsi

Bacaan Lainnya

Koordinasi Nasional dan Pemulihan Jangka Panjang

IMM Sumut juga mendorong seluruh kekuatan nasional, TNI, Polri, BNPB, kementerian teknis, dan relawan, untuk bergerak cepat penanganan bencana.

Selain itu, organisasi mahasiswa ini menekankan pentingnya pemulihan jangka panjang berupa rehabilitasi infrastruktur, pemulihan pemukiman warga, layanan kesehatan, dan dukungan psikososial.

“Investigasi menyeluruh terhadap faktor penyebab bencana, termasuk kerusakan lingkungan dan tata kelola ruang. Ini penting guna mencegah bencana serupa di masa depan,” tegas Taufiq.

BACA JUGA: Sungai Wampu Meluap, Ribuan Rumah di Langkat Terendam Banjir

Negara Tak Boleh Lambat

IMM Sumut menilai keterlambatan penanganan dapat memperbesar dampak bencana dan membebani masyarakat.

“Setiap jam keterlambatan berarti nyawa dan masa depan masyarakat jadi taruhan. Pemerintah harus bertindak cepat, terkoordinasi, dan berskala nasional,” sebut Taufiq.

Organisasi mahasiswa ini menyerukan seluruh elemen masyarakat, organisasi kemanusiaan, dan pemerintah daerah untuk bersinergi menangani kondisi darurat.

“Sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran dan sampai ke pengungsian warga,” tutup Taufiq. (KSC)

REPORTER: Arif Genta Buana

Pos terkait