KLIKSUMUT.COM | SWISS – Kehebohan terjadi di pusat kota St. Gallen pada Sabtu malam (13/09), ketika sekelompok remaja dilaporkan telah mencemari Broderbrunnen salah satu air mancur bersejarah dan ikonik di kota tersebut.
Menurut keterangan resmi dari Oskar Schmucki, juru bicara Kepolisian Kota St. Gallen, laporan warga masuk sekitar pukul 22.00 waktu setempat.
“Sekitar pukul 22.00, kami menerima laporan bahwa sejumlah remaja menuangkan sesuatu ke dalam Broderbrunnen,” jelas Schmucki kepada media.
Namun, saat patroli polisi tiba di lokasi kejadian, para pelaku sudah melarikan diri dan tidak ditemukan di tempat.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti zat apa yang dituangkan ke dalam air mancur tersebut. Polisi masih menyelidiki insiden ini, dan meminta masyarakat yang memiliki informasi atau rekaman kejadian untuk segera menghubungi pihak berwenang.
Broderbrunnen bukan sekadar air mancur biasa. Dibangun pada abad ke-19, struktur ini merupakan salah satu landmark budaya yang sering dikunjungi wisatawan dan warga lokal. Insiden ini pun memicu kekhawatiran akan kerusakan lingkungan dan budaya di jantung kota St. Gallen.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Hadiri Bastille Day Paris 2025, Duduk di Samping Macron dan Jadi Tamu Kehormatan
Kepolisian St. Gallen menegaskan bahwa tindakan seperti ini bukan hanya vandalisme, tapi juga bisa berdampak serius terhadap fasilitas umum dan ekosistem perkotaan. (KSC)








