Drone Rusia Langgar Wilayah Udara Rumania, Jet Tempur F-16 Dikerahkan: Ketegangan NATO dan Moskow Meningkat

Drone Rusia Langgar Wilayah Udara Rumania, Jet Tempur F-16 Dikerahkan: Ketegangan NATO dan Moskow Meningkat
Militer Rumania mengerahkan jet tempur F-16. (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | BUKARES – Ketegangan di kawasan Eropa Timur kembali memanas setelah Kementerian Pertahanan Rumania melaporkan bahwa sebuah drone militer Rusia melanggar wilayah udara Rumania pada Sabtu (13/9) sore waktu setempat. Insiden serius ini terjadi saat Rusia melancarkan serangan udara ke Ukraina, negara tetangga Rumania.

Menurut pernyataan resmi, drone Rusia memasuki wilayah udara Rumania pada pukul 18.05 waktu lokal dan sempat berada di ruang udara negara anggota NATO tersebut selama hampir 50 menit sebelum akhirnya keluar di dekat kota Pardina, wilayah Dobruja utara.

Militer Rumania segera mengerahkan dua jet tempur F-16 yang sedang melakukan patroli udara di kawasan tersebut. Pilot telah menerima otorisasi untuk menembak jatuh drone tersebut, namun memutuskan tidak menembak karena potensi risiko terhadap warga sipil.

“Jet tempur sempat melakukan kontak visual dan radar dengan drone. Namun, keputusan untuk tidak menembak diambil demi menghindari bahaya collateral,” bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Rumania.

BACA JUGA: 134 WNI Selamat dari Kerusuhan Nepal, Kemlu Pastikan Semua dalam Keadaan Aman

Bacaan Lainnya

Kementerian Pertahanan Rumania secara tegas mengecam tindakan Rusia dan menyebutnya sebagai “tindakan tidak bertanggung jawab” yang mengancam stabilitas kawasan Laut Hitam dan keamanan kolektif NATO.

“Ini merupakan bentuk pelanggaran terhadap hukum internasional dan ancaman langsung terhadap warga kami serta seluruh aliansi NATO,” ujar juru bicara kementerian tersebut.

Pelanggaran wilayah udara ini terjadi hanya beberapa hari setelah Polandia menembak jatuh drone Rusia yang masuk ke wilayahnya – mengindikasikan peningkatan agresivitas Moskow terhadap negara-negara di sisi timur NATO.

Kaja Kallas, Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, juga mengecam insiden ini,

“Ini adalah pelanggaran yang tidak dapat diterima atas kedaulatan negara anggota Uni Eropa. Kami berdiri bersama Rumania,” tulisnya di platform X (sebelumnya Twitter).

BACA JUGA: Rusia Siapkan Aplikasi Pengganti WhatsApp dan Telegram, Terintegrasi dengan Layanan Pemerintah

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky turut menyoroti kejadian tersebut dan menegaskan bahwa drone Rusia telah terbang sejauh 10 kilometer ke dalam wilayah Rumania jelas berada di dalam wilayah udara NATO.

“Jangan tunggu sampai puluhan drone ‘Shahed’ dan rudal balistik menghantam baru ambil keputusan. Sanksi dan pertahanan kolektif harus diperkuat sekarang,” tegas Zelensky.

Pelanggaran ini memperkuat kekhawatiran bahwa konflik Rusia-Ukraina dapat meluas ke negara-negara anggota NATO, termasuk Rumania dan Polandia, yang secara geografis sangat dekat dengan zona perang aktif. (KSC)

Pos terkait