Hari Kesehatan Nasional 2025: Pertamina EP Rantau Perkuat Komitmen Tangani Stunting di Aceh Tamiang

Hari Kesehatan Nasional 2025: Pertamina EP Rantau Perkuat Komitmen Tangani Stunting di Aceh Tamiang
Pertamina EP Rantau Field Dukung Program Rumoh Gizi Gampong, Tekan Angka Stunting di Aceh Tamiang, Rabu (12/11/2025). (Foto : Kliksumut.com/ Dody Ariandi)

KLIKSUMUT.COM | ACEH TAMIANG – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang jatuh pada 12 November 2025, Pertamina EP Rantau menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dengan mendukung program penanganan stunting melalui Rumoh Gizi Gampong (RGG) di Desa Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Program ini menjadi bagian penting dari upaya Pemerintah Provinsi Aceh dalam menekan angka prevalensi stunting melalui intervensi gizi terpadu dan pemberdayaan masyarakat desa. Dukungan yang diberikan oleh Pertamina EP Rantau Field, di bawah naungan Pertamina Hulu Rokan (PHR), diwujudkan dalam bentuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi 13 anak stunting dan ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK).

Bacaan Lainnya

Bantuan PMT yang diberikan mencakup susu, telur, vitamin, serta bahan makanan bergizi lainnya. Inisiatif ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan gizi dan mencegah terjadinya stunting baru di wilayah tersebut.

Plt Datok Kampung Dalam, Syukria Ash Shiddiqy, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan keberlanjutan program ini.

BACA JUGA: Ketua PWI Aceh Selatan Bantah Klaim ASN Boleh Jadi Wartawan

“Bantuan yang diberikan ini tepat sasaran untuk menanggulangi masalah kesehatan di desa kami. Saya juga bersyukur bahwa program ini bukan hanya pemberian satu kali, namun berkelanjutan. Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

Manager Community Involvement and Development (CID) PHR Regional 1 Sumatra, Iwan Ridwan Faizal, menjelaskan bahwa dukungan terhadap Rumoh Gizi Gampong merupakan bagian dari Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang dirancang bersama SKK Migas.

Menurutnya, program ini memiliki peta jalan (road map) yang memungkinkan pemantauan berkala terhadap hasil intervensi gizi yang dilakukan.

“Diharapkan anak yang masuk kategori stunting dan ibu hamil KEK dapat mengalami perbaikan status gizi hingga mencapai standar sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan,” ungkap Iwan.

Ia menambahkan, kolaborasi ini tidak akan berjalan tanpa dukungan dari pemerintah daerah, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan di puskesmas. Selama tiga bulan ke depan, tim Pertamina bersama kader posyandu akan melakukan pemantauan rutin terhadap perkembangan kesehatan anak dan ibu penerima manfaat.

BACA JUGATito Karnavian Terima Gelar Adat dari Wali Nanggroe Aceh

Melalui intervensi PMT dan penguatan Rumoh Gizi Gampong, Pertamina EP Rantau berharap dapat membantu memutus siklus gizi buruk antar generasi, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya:  tanpa Kelaparan (Zero Hunger) dan kehidupan sehat serta sejahtera (Good Health and Well-being)

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pertamina untuk berperan aktif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat desa, sejalan dengan semangat “Indonesia Sehat untuk Semua” di momentum Hari Kesehatan Nasional 2025. (KSC)

REPORTER: Dody Ariandi

Pos terkait