KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Harga emas hari ini, Minggu 23 Agustus 2026, kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama investor dan calon pembeli emas yang ingin mengetahui perkembangan harga logam mulia terbaru.
Berdasarkan data resmi Logam Mulia ANTAM, harga emas batangan pada perdagangan terakhir tercatat Rp2.740.000 per gram untuk harga dasar. Jika memperhitungkan PPh 0,25 persen, harga pembelian 1 gram menjadi sekitar Rp2.746.850.
Karena Minggu merupakan hari libur perdagangan, harga emas hari ini mengacu pada harga perdagangan terakhir, yakni Sabtu, 22 Agustus 2026. Kondisi ini penting diperhatikan masyarakat agar tidak keliru membaca pergerakan harga emas harian.
BACA JUGA: Hari Kedua Pameran “Prahara Pulau Emas” Jadi Kelas Terbuka Mitigasi Bencana
Harga Emas Antam Hari Ini 23 Agustus 2026
Berikut daftar harga emas batangan ANTAM yang menjadi acuan terbaru:
Berat Emas| Harga Dasar
0,5 gram| Rp1.420.000
1 gram| Rp2.740.000
2 gram| Rp5.420.000
3 gram| Rp8.105.000
5 gram| Rp13.475.000
10 gram| Rp26.895.000
25 gram| Rp67.112.000
50 gram| Rp134.145.000
100 gram| Rp268.212.000
250 gram| Rp670.265.000
500 gram| Rp1.340.320.000
1.000 gram| Rp2.680.600.000
Data harga tersebut berasal dari laman resmi Logam Mulia dan belum memasukkan PPh 0,25 persen.
Dengan tambahan PPh 0,25 persen, harga 1 gram tercatat Rp2.746.850, sedangkan emas 5 gram berada di kisaran Rp13.508.688.
Harga Buyback Emas Antam Hari Ini
Selain harga jual, investor juga perlu memperhatikan harga buyback emas Antam, yakni harga ketika emas dijual kembali kepada ANTAM.
Data perdagangan terakhir menunjukkan harga buyback berada di sekitar Rp2.600.000 per gram. Harga buyback mengikuti harga yang berlaku pada hari transaksi, bukan tahun produksi emas.
Artinya, masyarakat yang memiliki emas ANTAM dan ingin menjualnya kembali perlu membandingkan harga beli sebelumnya dengan harga buyback terbaru.
Harga Emas Antam Naik dalam Sepekan
Pergerakan harga emas ANTAM sepanjang pekan terakhir menunjukkan tren yang cukup menarik. Harga buyback sempat berada di kisaran Rp2,5 juta per gram sebelum kembali menguat hingga Rp2,6 juta per gram.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar emas masih bergerak fluktuatif dan investor perlu memperhatikan perkembangan harga emas dunia, nilai tukar rupiah, serta sentimen ekonomi global.
Harga emas dunia juga tercatat berada di level tinggi. Pada perdagangan akhir pekan, harga emas dunia dilaporkan menembus sekitar US$4.600 per troy ounce.
Apakah Sekarang Waktu yang Tepat Membeli Emas?
Kenaikan harga emas membuat sebagian masyarakat bertanya apakah saat ini merupakan waktu yang tepat untuk membeli.
Untuk investasi jangka panjang, investor sebaiknya tidak hanya berpatokan pada kenaikan atau penurunan harga dalam satu hari. Strategi pembelian secara bertahap atau dollar cost averaging (DCA) dapat menjadi salah satu pendekatan untuk mengurangi risiko membeli seluruh emas ketika harga sedang berada di level tinggi.
Sementara itu, bagi pemilik emas yang sudah membeli pada harga jauh lebih rendah, kenaikan harga buyback dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi keuntungan investasi.
ANTAM sendiri menjelaskan bahwa buyback baru memberikan keuntungan apabila harga buyback saat transaksi lebih tinggi dibandingkan harga ketika emas tersebut dibeli.
Harga Emas Dunia Jadi Perhatian Investor
Pergerakan emas domestik tidak terlepas dari kondisi pasar global. Ketika harga emas dunia menguat, harga emas di dalam negeri berpotensi ikut terdorong naik.
Selain harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Investor juga biasanya mencermati kebijakan suku bunga, inflasi, kondisi geopolitik, serta permintaan emas global.
Dengan harga emas dunia yang masih berada di level tinggi, pergerakan harga emas ANTAM pada perdagangan berikutnya menarik untuk ditunggu.
BACA JUGA: Harga Emas Hari Ini 20 Agustus 2026 Naik Rp80 Ribu, Antam Tembus Rp2,725 Juta per Gram
Jangan Hanya Melihat Harga Jual
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas sebagai investasi, penting untuk memahami adanya spread, yaitu selisih antara harga pembelian dan harga buyback.
Sebagai gambaran, harga ANTAM 1 gram dengan PPh 0,25 persen sekitar Rp2.746.850, sementara harga buyback berada di sekitar Rp2.600.000 per gram. Selisih tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum membeli emas untuk investasi jangka pendek.
Karena itu, emas umumnya lebih cocok dipertimbangkan sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang dibandingkan instrumen untuk mengejar keuntungan dalam waktu sangat singkat. (KSC)








