KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Indonesia (APPERTI) dan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Sumatera Utara (Sumut) bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan kemandirian Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
“Alhamdulillah, pengurus APPERTI dan APTISI Sumut kembali mengadakan event bersama untuk mendorong Badan Penyelenggara PTS menjadi perguruan tinggi (PT) yang mandiri,” kata Sekretaris APPERTI Sumut Dr. Wardayani, SE,M.Si.
Wardayani didampingi Wakil Sekretaris, Muhammad Taufik Nasution SH, mengatakan sinergi dan kolaborasi ini merupakan komitmen kedua organisasi untuk bersama-sama membangun PTS menjadi PT yang tidak hanya mandiri tapi juga berdaya saing global.
Wakil Sekretaris Muhammad Taufik Nasution, SH, menambahkan, APPERTI Sumatera Utara mengapresiasi BP PTS dan Pimpinan PTS yang hadir dalam pertemuan Ngopi Sore Tematik (NST) seri 1, Kamis (29/10/2026).
BACA JUGA: Pj Sekdaprov Harapkan ABP-PTSI Sumut Terus Perkuat Kualitas Perguruan Tinggi Swasta
Menurutnya ini merupakan langkah nyata untuk lebih berkembang dan maju bersama.
Adapun pimpinan BP PTS/pimpinan PTS yang hadir antara lain dari UISU, STIM Sukma, STIKES Sehat, Politeknik Cendana, Univ Tjut Nyak Dhien, STOK Bina Guna, Univ Putra Abadi Langkat, AMIK ITMI, ITSI,
Ketua APPERTI Sumatera Utara, Ir. Indra Gunawan, MP dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan selamat kepada 7
pimpinan PTS di Sumut yang telah mengikuti pelaksanaan program APTISI Executive Rector Leadership Academy (AERLA) angkatan I di Jakarta pada 21-23 Oktober 2026.
Disebutkan Indra, ketujuh pimpinan perguruan tinggi terbaik dari provinsi ini yakni Agussani CHEL (UMSU), Muhammad Isa Indrawan CHEL (UNPAB), Johannes Sembiring CHEL (Institut Kesehatan Deli Husada).
Selain itu Siti Nurmawan Sinaga CHEL (STIKes Mitra Husada), Jopinus Ramli Saragih CHEL (Universitas Efarina), Syafrida CHEL (UISU) dan Rahmat Gurusinga CHEL (Institut Kesehatan Medistra).
Mereka diwisuda dan dianugerahi gelar eksekutif bergengsi Coach of Higher Education Leaders (CHEL).
Indra juga mengatakan, Kementerian LH/BPLH-RI memberikan arahannya pasca MoU PTS dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH-RI, 5 September 2026 bahwa implementasinya akan disinergikan dengan Dinas Lingkungan Hidup Sumut.
Point lainnya yang disampaikan Indra adalah program APPERTI Sumatera Utara yang salah satunya Kemandirian PTS.
Pada event Ngopi Sore Tematik seri 1 ini APPERTI menggandeng PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah), dalam mengembangkan ekosistem kampus berbasis beasiswa yang dicover asuransi.
Turut hadir Sekretaris APTISI Sumatera Utara, Dr. Supriyanto, SP, M.Si. yang juga memberikan dukungannya.
Disebutkannya, kegiatan seperti ini harus dijadwalkan secara permanen, misalnya 3 bulan sekali, agar masing-masing BP PTS dapat saling sharing untuk kemajuan bersama.
BACA JUGA: Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Perlu Kuasai Kompetensi dan Keterampilan Digital
“Tentunya kolaborasi dan sinergi APPERTI dan APTISI harus lebih masif lagi karena pada intinya kedua organisasi ini layaknya seperti mata uang yang kedua sisinya tidak dapat dipisahkan,” ungkap Supriyanto
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut, Prof Drs. Saiful Anwar Matondang, MA, Ph.D, menyabut baik kegiatan ini.
“Kami menyambut baik sinergi dan kolaborasi APPERTI dan APTISI Sumut ini, karena PTS harus melebarkan sayapnya bekerja sama dengan berbagai pihak dalam mengembangkan ekosistem kampus, dalam hal ini perguruan tinggi dan juga kemandirian PTS,” kata Prof Saiful.
Menurutnya, deengan kegiatan ini tentunya banyak item kerja sama yang bisa dilakukan dengan entitas seperti Zurich Syariah ini, antara lain serapan magang, edukasi dan literasi, hingga peluang kemandirian PTS.
Hadir dari Zurich General Takaful Indonesia (ZGTI) atau Zurich Syariah, Satria Nugraha SE MM selaku Business Head Partnership didampingi Relationship Manager, Deka Tazally. (KSC)
Reporter: Swisma








