Menurut keterangan Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak vaksinasi yang digelar dua hari tersebut (18 dan 20 Agustus) ditargetkan menyasar 3.000 orang, yakni hari pertama 2.000 orang dan hari kedua 1.000 orang. Sasaran utamanya adalah UMKM, pengusaha kecil dan masyarakat umum.
“UMKM dan pengusaha kecil lainnya itu penggerak perekonomian Sumut saat pendemi ini, termasuk ojek online karena banyak perusahaan besar yang tumbang, jadi kita upayakan mereka segera mendapat vaksin,” terang Kapolda.
BACA JUGA: Gubernur Sumut Instruksikan Satgas dan RS Saling Terintegrasi Terkait Ketersedian ICU
Direktur Poltekpar Medan Anwari Masatip menjelaskan, pihaknya menyusun skema vaksinasi agar tidak terjadi antrean dan kerumunan. Poltekpar selaku penyedia tempat membagi tiga zona untuk program vaksinasi ini, pertama untuk validasi data, cek kesehatan dan penyuntikan vaksin.








