Hal ini bertujuan agar guru dalam bidang ilmu lain dapat memahami mata pelajaran yang lain. “Kalau itu baik saya rasa metode ini, dapat kita terapkan dalam pendidikan kita di sini, kan tidak ada salahnya itu dilakukan,” katanya.
Kemudian, tenaga pendukung pendidikan, serta kurikulum pendidikan diminta untuk lebih prioritas sesuai dengan kemampuan murid. Bahan pengajaran /paket instruksi yang saat ini dilihat begitu banyak dan membebankan siswa.
Peserta didik dan fasilitas pendidikan harus diperbaiki dan dibuat nyaman. Edy Rahmayadi juga meminta metode mengajar untuk diterapkan dengan sama, jangan berbeda-beda di setiap sekolah. “Yang keseluruhannya ini semua harus ada evaluasi hasil belajar yang telah diterapkan,” katanya.
BACA JUGA: Gubernur Sumut Terus Perkuat Perlindungan Hutan dari Segi Keamanan dan Tata Kelola
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Asren Nasution mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan agar setiap pengajar dapat memahami kurikulum yang berfokus pada konten-konten yang esensial, dikemas dengan lebih sederhana dan mendalam, lebih merdeka, serta lebih relevan dan interaktif.
“Kurikulum Merdeka diharapkan dapat memberi ruang seluas-luasnya bagi peserta didik dalam berkreasi dan mengembangkan diri,” katanya. (Wl)








