Geger… Rudiansyah Ditemukan Tak Bernyawa Dengan Kaki Terikat Tali Tambang

Geger... Rudiansyah Ditemukan Tak Bernyawa Dengan Kaki Terikat Tali Tambang
Jasad korban, Rudiansyah, yang ditemukan warga tak bernyawa dengan kondisi kaki terikat tali tambang di lokasi penemuan jasad korban. (Foto:kliksumut.com/Jhonson Siahaan)

REPORTER: Jhonson Siahaan
EDITOR: Wali

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Suasana di kawasan Bagan, Desa Percut, Kecamatan Percut Seituan, mendadak ramai dan heboh, Senin (06/05/2024). Pasalnya, Rudiansyah (30), ditemukan tak bernyawa dengan kondisi yang mengenaskan oleh warga sekitar.

Informasi yang diperoleh awak media ini, penemuan jasad Rudiansyah ini langsung menghebohkan warga sekitar. Diduga korban, Rudiansyah, meninggal karena dibunuh oleh orang tak dikenal (OTK). Sebab, pada saat warga menemukan korban, terlihat korban dalam kondisi telungkup berlumuran darah di wajahnya.

BACA JUGA: Polres Karo Berhasil Ungkap dan Tangkap Pelaku Dugaan Pembunuhan di Hotel Arihta

Tak hanya itu, korban, Rudiansyah ditemukan juga dalam kondisi kakinya diikat tali tambang. Warga yang menemukan penemuan jasad itu langsung melaporkan penemuan mayat ini ke pihak kepolisian. Personil kepolisian Polsek Medan Tembung bersama Tim Inafis Polrestabes Medan yang menerima informasi tersebut langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP.

Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, AKP Jeffry Simamora SH MH mengatakan, penemuan mayat korban itu pada hari Minggu (05/06/2024). Jeffry Simamora menuturkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

BACA JUGA: Polres Labuhanbatu Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Di Cafe Marupak, 36 Adegan Diperagakan

“Terkait penyebab kematian korban apakah murni pembunuhan atau karena hal lainnya, masih kita lakukan penyelidikan lebih lanjut dengan meminta keterangan dari saksi-saksi. Sejumlah barang bukti di lokasi penemuan jasad korban sudah kita amankan,” kata Jeffry Simamora.

Sambung Jeffry Simamora, pihak keluarga korban enggan membawa jasadnya untuk dilakukan autopsi. “Belum dilakukan autopsi karena pihak keluarga menginginkan korban dikebumikan. Pihak keluarga keberatan dilakukan autopsi,” ungkapnya. (KSC)

Pos terkait