“Kita berharap pada hari-hari berikutnya bisa dominan, sehingga target medali dari cabor angkat berat ini bisa tercapai,” kata Eddy.
Sementara, lifter asal Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Rika Mayani sukses merebut medali emas di kelas 52 kilogram putri. Rika Mayani berhak meraih emas setelah mengumpulkan total angkatan terbaik 260 kg. Sementara medali perak direbut atlet Binjai, Siti Aisyah dengan total angkatan 235 kg, serta Fresti Melati dari Deli Serdang rebut perunggu dengan total angkatan 125 kg.
BACA JUGA: Ketua Pengprov Pabersi Sumut Harapkan Angkat Berat Jaga Tradisi Medali Di PON Papua
Sebelumnya Tim Delegate Angkat berat Porprovsu, Riko Gonzalwes Sirait menjelaskan total ada 134 atlet dari 17 kabupaten/kota yang partisipasi dalam Porprovsu tahun ini. Hari pertama Porprovsu, pertandingkan empat kelas yakni 52kg putri, 57 kg putri, 59 kg putra, dan 66 kg putra. “Porprovsu tahun ini juga diikuti atlet yang sekarang masuk program pelatda PON 2024. Ada 13 atlet yang ikut dan ini salah satu ajang evaluasi bagi mereka,” kata Riko.
Pada Porprovsu 2022, cabor angkat berat mempertandingkan 16 kelas putra dan putri, dengan memperebutkan 16 emas, 16 perak, 16 perunggu. Pertandingan berlangsung mulai 1-4 November mendatang. Adapun kelas yang dipertandingkan untuk kategori putri, diantaranya 47 kg, 52 kg, 57 kg, 63 kg, 69 kg, 76 kg, 84 kg, dan 84+. Sedangkan untuk kategori putra yakni 59 kg, 66 kg, 74 kg, 83 kg, 93 kg, 105 kg, 120 kg, 120 + kg. (BNL)








