Karena masih baru di Muaythai, wanita yang akrab disapa Ema ini mengaku belum mengetahui siapa lawan terberat yang harus ia antisipasi. “Kalau di cabor ini, saya belum tahu, mengingat saya baru di cabor ini. Tapi kalau di Wushu kita tahu siapa lawan terberatnya,” ujar Ema seraya tertawa.
Ia pun mengatakan atas dasar itulah makanya ia selalu serius latihan dan mematangkan konsep latihan fisik dan teknik.
Baca juga: Perang Antar Genk di Jalan AR Hakim Berhasil Diamankan Polsek Medan Area
“Saya menyadari bahwa, setiap lawan berbeda-beda cara mengalahkannya. Itulah kenapa yang membuat saya ingin fokus latihan dan tidak menyia-nyiakan waktu yang masih ada ini,” sebut anak dari pasangan Ngoratken Purba dan Rulih Br Bangun
Karena, akunya, setiap lawan pastinya berbeda-beda cara mengantisipasinya. Sudah pasti juga, sambungnya, berbeda kriterianya. “Penting, dipersiapkan aja matang-matang teknik sama fisiknya,” ujar cewek yang dilahirkan 23 tahun silam ini.
Baca juga: Kasat Narkoba Polrestabes Medan Berikan Bantuan Ke Komunitas Yededhyadi
Begitupun, akunya, Ema tengah melakukan persiapan untuk diri sendiri biar bisa berprestasi saat PON Papua. “Urusan lawan, cukup di atas ring saja mengantisipasinya. Itu yang membuat saya pribadi melakukan persiapan demi persiapan agar nanti bisa matang saat pertandingan PON,” pungkasnya. (BNL)








