Eka Putra Zakran Kecam Anggota DPRD yang Menutup Akses Rumah Tahfiz Ke Masjid

Eka Putra Zakran Kecam Anggota DPRD yang Menutup Akses Rumah Tahfiz Ke Masjid
Praktisi hukum dan pengamat sosial, Eka Putra Zakran, SH MH alias Epza.

“Mengapa mesti melakukan pengancaman dan membangun tembok hanya karena faktor tidak senang jalan depan rumahnya di lewati. Kenapa tidak dibicarakan saja baik-baik lewat musyawarah dan mufakat tanpa mengedepankan aksi arogan dan kekerasan serta pengancaman. Justru dengan pengancaman itu sudah masuk dalam kategori tindak kriminal,” jelas Epza.

Sangat disayangkan, lanjut Epza, sikap seorang anggota legislator dari tersebut. Jika benar tidak suka ada pihak yang melintas didepan rumahnya. Ini sikap picik namanya dan sombong. “Orang seperti ini cocoknya hidup di tengah laut, gak cocok hidup di tengah masyarakat. Sudahlah wakil rakyat, haji pulak lagi. Gak pantaslah berbuat seperti itu. Terus terang secara tegas saya mengecam perbuatan oknum anggota DPRD yang menutup akses kepada rumah tahfiz itu,” kecam Epza tegas.

BACA JUGA: EPZA Apresiasi Penangkapan Penjual Vaksin Ilegal oleh Polda Sumut

Ia menambahkan, hal yang menjadi perhatian dan membuat naluri dirinya prihatin adalah tindakan membangun tembok 3 meter itu. Sehingga menutup akses bagi para tahfiz saat hendak menuju masjid, yaitu Tahfiz Nurul Jihad, tempat para anak didik belajar pendidikan agama. Termasuk beberapa insiden pengancaman yang pernah dilakukan oleh A kepada para anak didik takfiz.

“Selain mengecam tindakan yang diduga dilakukan oknum anggita dewan tersebut, kita berharap agar pemerintah setempat dan aparat keamanan dapat melakukan tindakan hukum guna menyelesaiakan permasalahan tersebut dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (BNL)

Pos terkait