KLIKSUMUT.COM | MAKASSAR – Nama Dusan Lagator mendadak jadi sorotan usai menjadi penentu kemenangan PSM Makassar dalam laga kontra PSIM Yogyakarta, Jumat (10/4/2026).
Bek asal Montenegro tersebut mencetak gol dramatis pada menit 90+9, memastikan kemenangan penting bagi tim berjuluk Juku Eja. Gol telat itu sekaligus mengakhiri tren negatif PSM yang sebelumnya gagal meraih kemenangan dalam enam pertandingan beruntun.
Sebelum pertandingan tersebut, nama Lagator memang belum banyak diperbincangkan. Namun dalam satu momen krusial, ia langsung menjelma jadi pahlawan.
PSM sempat tertinggal lebih dulu dengan skor 0-1. Namun, semangat juang tinggi membuat mereka bangkit, menyamakan kedudukan menjadi 1-1, lalu berbalik unggul 2-1 lewat gol di penghujung laga.
Penampilan impresif Lagator pun diganjar penghargaan Oppo Player of The Match, menegaskan peran vitalnya dalam kemenangan tersebut.
Usai pertandingan, Lagator mengungkapkan kebahagiaannya sekaligus memuji kerja keras seluruh tim.
BACA JUGA: Persis Solo Keluar dari Zona Degradasi Usai Tumbangkan Semen Padang 2-1 di Stadion Manahan
“Pastinya pertandingan yang sulit. Kalian bisa lihat skor sempat 1-0 untuk lawan. Lalu kami menyamakan 1-1 lalu berbalik unggul 2-1. Ini adalah kemenangan yang sangat penting untuk kami,” ujarnya dikutip dari laman PSSI, Selasa (14/4/2026).
Ia juga menyoroti agresivitas permainan tim yang terus menekan dari berbagai sisi hingga akhirnya membuahkan hasil.
“Tentu saya senang karena seluruh pemain di tim ini punya semangat untuk memenangkan pertandingan. Kami menyerang dari berbagai sisi,” tambahnya.
Meski sukses meraih kemenangan dramatis, Lagator mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak terlena. Pasalnya, dua laga penting sudah menanti di kandang.
PSM dijadwalkan menghadapi Borneo FC Samarinda pada 18 April 2026, sebelum menjamu Persik Kediri lima hari berselang.
“Kami harus tetap fokus untuk pertandingan berikutnya di kandang. Kita harus kerja keras untuk mendapat poin,” tegasnya.
BACA JUGA: PSM Makassar Bungkam PSIM Yogyakarta 2-1
Kemenangan atas PSIM menjadi sinyal kebangkitan PSM di kompetisi musim ini. Dengan kepercayaan diri yang kembali meningkat, Juku Eja berpeluang melanjutkan tren positif di dua laga kandang mendatang.
Jika konsistensi mampu dijaga, bukan tidak mungkin PSM kembali menjadi ancaman serius di papan atas klasemen. (KSC)
TIM REDAKSI







