KLIKSUMUT.COM | ACEH TENGAH – Aparat kepolisian berhasil mengamankan dua orang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Penangkapan ini merupakan hasil koordinasi antara Sat Reskrim Polresta Pekanbaru dan Sat Reskrim Polres Aceh Tengah.
Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial Selamat (33) dan Anisa Florencia Temanggor (21). Mereka ditangkap pada Jumat, 1 Mei 2026, sekitar pukul 17.00 WIB di salah satu kecamatan yang berada dalam wilayah hukum Polres Aceh Tengah.
BACA JUGA: DPO 58 Kg Sabu Alung Ditangkap Usai 6 Bulan Kabur, Terungkap Kronologi hingga Kelalaian Petugas
Kasus pencurian dengan kekerasan tersebut terjadi pada 29 April 2026 di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau. Dalam aksi kejahatan itu, korban dilaporkan meninggal dunia akibat kekerasan yang dilakukan oleh para pelaku.
Setelah melakukan penyelidikan intensif, pihak kepolisian menetapkan kedua tersangka sebagai DPO sebelum akhirnya berhasil dilacak dan ditangkap di Aceh Tengah.
Dalam proses penangkapan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan tindak kejahatan tersebut, antara lain:
– Cincin emas
– Uang tunai sebesar 400 Dollar Singapura
– 1 unit laptop merek HP
– 1 unit handphone Samsung Galaxy
Selanjutnya, pada Sabtu, 2 Mei 2026, kedua pelaku beserta barang bukti telah diserahkan kepada tim dari Sat Reskrim Polresta Pekanbaru di Medan, Sumatera Utara. Penyerahan ini dilakukan untuk kepentingan pengembangan kasus lebih lanjut.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, mengingat kasus ini tergolong berat karena menyebabkan hilangnya nyawa korban.
BACA JUGA: Polsek Batu Ampar Tangkap DPO Pengeroyokan WNA AS di Batam
Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap tindak kriminalitas serta segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya. (KSC)
Reporter: Adli Safwan





