Dosen dan Mahasiswa Farmasi USU Edukasi Pengolahan Ikan Hasil Budidaya Kecamatan Sibiru-Biru menjadi Makanan Sehat dalam Program Pencegahan Stunting

Dosen dan Mahasiswa Farmasi USU Edukasi Pengolahan Ikan Hasil Budidaya Kecamatan Sibiru-Biru menjadi Makanan Sehat dalam Program Pencegahan Stunting
Pengabdian ini bertemakan, “Pemberdayaan Kader PKK Kecamatan Sibiru-biru melalui "Edukasi Dan Pelatihan Pembuatan Makanan Sehat Dalam Rangka Pencegahan Stunting”.

SIBIRU-BIRU | kliksumut.com Pengabdian ini bertemakan, “Pemberdayaan Kader PKK Kecamatan Sibiru-biru melalui “Edukasi Dan Pelatihan Pembuatan Makanan Sehat Dalam Rangka Pencegahan Stunting”. Kegiatan ini digelar pada 4 September 2023.

Kegiatan pengabdian dilakukan Tim Dosen Fakultas Farmasi diketuai Henny Sri Wahyuni, S.Farm., M.Si., Apt. dengan anggota Lia Laila S.Farm., M.Sc., Apt., Prof. Dr. rer. nat. Effendy De Lux Putra, SU., Apt dan Bayu Eko Prasetyo S.Farm., M.Sc.,.

Kegiatan pengabdian ini juga dikuti mahasiswa calon apoteker yang terdiri dari Muhammad Rivai, S.Farm, Annisah Fadilah Ritonga, S.Farm, Mahyumi Impian Nathasya, S.Farm, Ahmad Fauzan Masyhuri, S.Farm, Dewiyanti Putri Nasution, S.Farm, dan Wahyu Rahmansyah, S.Farm.

BACA JUGA: Mengenal Dagusibu Bersama Dosen dan Mahasiswa Farmasi USU di Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang

Kegiatan pengabdian ini juga turut mengikutsertakan mahasiswa Farmasi yang terdiri dari Thomi Baihaki Hijriyan,Muhammad Daffa Al-Khairi, Wahidah Ramadhani Manurung, Febrina Idha, Sintel Charina S. Pandia dan Tiara Rasyida sebagai salah satu penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), di mana mahasiswa dapat langsung berinteraksi, sharing ilmu yang di dapatkan di bangku perkuliahan serta mendapatkan informasi baru dari masyarakat.

Disamping itu, mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Program Studi Magister Farmasi USU turut ambil bagian pada kegiatan ini, untuk dapat berbagi ilmu dan informasi terkait kesehatan gizi balita dan anak.

Kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi beberapa tahapan. Diawali dengan pengisian daftar hadir, pembagian goodie bag dan pelaksanaan pre-test kepada masyarakat sebelum kegiatan sosialisasi dan edukasi.

Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dasar masyarakat mengenai materi yang di sampaikan. Adapun materi yang di sampaikan kepada masyarat berupa pentingnya memperhatikan gizi anak dalam rangka pencegahan stunting.

“Pengabdian masyarakat atau program Masyarakat seperti ini penting dilaksanakan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya dalam memperhatikan gizi pada anak dan ibu hamil dalam pencegahan stunting,” kata Henny Ketua Tim Pengabdiaan.

Ia juga menjelaskan bahwa pengabdiaan seperti ini harus sering dilakukan terkhususnya pada Ibu yang memiliki anak bayi atau balita agar menghasilkan generasi emas.

Selanjutnya, disajikan paparan materi dibawakan oleh Bayu Eko Prasetyo yang menjelaskan bahwa seorang Ibu hamil juga penting melengkapi gizi untuk pencegahan stunting dengan mengonsumsi makanan yang mengandung protein baik hewani dan nabati, susu , roti dan buah serta asam folat.

Kegiaatan ini dilanjutkan dengan pemutaran video mengenai bahan serta proses pembuatan tepung ikan, pembuatan kukis dengan tepung ikan serta pembuatan abon yang disampaikan oleh Lia Laila.

“Sangat mudah mengolah ikan menjadi berbagai macam varian makanan yang banyak manfaatnya untuk pemeliharaan kesehatan hingga meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar,” ujar Henny.

Ibu-ibu yang hadir pada kegiatan pengabdian masyarakat ini juga dibekali dengan materi teknik pemasaran produk yaitu teknik packaging dan digital marketing yang disampaikan oleh Effendy.

Effendy menyampaikan, dengan harapan setelah program pelatihan pembuatan kukis dan abon ini diberikan, ibu-ibu di Desa Biru-Biru dan berminat mengembangkan kukis dan abon dari ikan patin sebagai peluang untuk berwirausaha sehingga dapat menjadi penghasilan tambahan bagi keluarga.

Pada pengabdiaan itu tidak hanya memberikan materi serta video saja akan tetapi juga dilakukan praktik langsung pembuatan kukis dan abon kepada ibu- ibu sekitar yang dibimbing oleh tim dosen serta mahasiswa Fakultas Farmasi USU.

Ibu-ibu begitu antusias dan berperan aktif dalam pembuatan kukis dan abon. Tidak hanya praktik langsung dalam pembuatan kukis dan abon tetapi dosen dan mahasiswa juga mengajarkan teknik packaging yang menarik sehingga dapat menambah minat konsumen.

BACA JUGA: Dosen Farmasi USU Lakukan Pelatihan Pembuatan MPASI dan Penyuluhan Pencegahan Stunting di Program Pengabdian Masyarakat

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu setempat dapat menerapkan tahap-tahap dalam pembuatan serta pengemasan kukis dan abon,” harap Henny.

Poetry Maessa Eddy S Siregar selaku Ketua PKK Kecamatan Sibiru-biru di dampingi Sekretaris Camat menyampaikan rasa terima kasihnya, karena USU memilih PKK Kecamatan Sibiru-Biru sebagai mitra pengabdian kepada masyarakat.

Dia juga berharap dapat menjalin kerjasama di masa mendatang, karena baginya melalui kegiatan ini masyarakat tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan namun juga meningkatkan keterampilan dan kreativitas para kader PKK yang nantinya dapat disampaikan kepada Masyarakat di setiap Desa wilayah Kecamatan Sibiru-biru.

“Kegiatan ini sangat memotivasi dalam menggali ide-ide kreatif menggunakan hasil budidaya yang kami miliki di wilayah Sibiru-Biru untuk dapat menjadi suatu produk yang bermanfaat bagi kesehatan serta dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga,” tukas Poetry. (BNL)

Bacaan Lainnya

Pos terkait