Diluncurkan Presiden, Pemprov Siap Sukseskan Literasi Digital Nasional di Sumut


Sebab ke depan, semua aspek kehidupan akan menggunakan digital. “Literasi digital ini kalau sudah dilaksanakan nasional tentunya Pemprov juga harus menindaklanjuti program tersebut, program ini mau tidak mau harus kita implementasikan, karena ke depan semua aspek kehidupan akan memanfaatkan digital, karena dengan digital seluruh urusan akan lebih efektif, efisien dan cepat,” katanya.

Presiden RI Jokowi secara virtual, menyampaikan literasi digital merupakan kerja besar seluruh komponen bangsa. Sehingga semakin banyak masyarakat yang melek digital.

Selain itu, Presiden juga menyoroti banyaknya konten negatif yang bertebaran di internet. Mulai dari hoaks, penipuan daring, perjudian eksploitasi, perundungan cyber, ujaran kebencian dan lain sebagainya. “Kewajiban kita terus meminimalkan konten negatif,

Hal tersebut perlu diwaspadai lantaran dapat mengancam persatuan dan kesatuan. “Kewajiban kita bersama untuk terus meminimalkan konten negatif, membanjiri ruang digital dengan konten positif, banjiri terus, isi terus dengan konten positif,” ujar Presiden.

Baca juga: Bupati Karo Konsultasi Publik RPJMD Tahun 2021-2026


Menteri Kominfo Johnny G Plate menjelaskan Program Nasional Literasi Digital antara lain berupa pelatihan-pelatihan untuk mengasah kemampuan digital masyarakat. Sehingga masyarakat akan melek digital.

Dijelaskan, pada tahun 2021, akan dilaksanakan 20.000 pelatihan di seluruh Indonesia. Diharapkan hingga tahun 2024, ada 50 juta masyarakat Indonesia yang akan terliterasi digital. Selanjutnya, diharapkan terus meningkat di periode pemerintahan berikutnya hingga menjangkau 100 juta masyarakat Indonesia.

“Program tersebut menjangkau lebih dari 12,4 juta partisipan pelatihan di 34 provinsi, 514 kabupaten/kota,” jelasnya. (rel/wl)

Pos terkait