Diduga Bimtek Aparatur Desa Kecamatan Seunuddon Sarat Masalah

  • Whatsapp

LHOKSUKON | kliksumut.com – Pelaksanaan Bimtek Sinergitas Kepala Desa Dan BPD Dalam Penyusunan Prodak Hukum Desa Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara diduga sarat masalah.

Dimana pelaksanaan tersebut tidak sesuai dengan aturan yang ada. Berdasarkan informasi yang diperoleh oleh media Kliksumut.com bahwa pelaksanaan Bimtek tersebut diduga tidak mengantongi Surat Perintah Tugas (SPT) dari dinas terkait dan juga telah menggangkangi Perbup No 2 tahun 2020.

Baca juga: Pemko Medan Serahkan Bantuan Untuk Renovasi Masjid Al-Ihsan

Bacaan Lainnya


Menelusuri informasi tersebut media Kliksumut.com pada Jumat (12/03/2021) meminta tanggapan kepada kepala dinas DPMPPKB Aceh Utara Fahrurrazi diruangan kerjanya mengatakan, bahwa dirinya sampai hari ini belum pernah menandatangani SPT terkait Bimtek Aparatur desa Kecamata seunuddon yang dilaksanakan di Medan.

“Selama ini belum pernah ada yang saya tandatangani dan kalau ada yang bilang mohon tunjukan kepada saya,” ucap Fahrurrazi.

Baca juga: Wali Kota Medan Minta Camat, Lurah dan Kepling Lebih Peduli dengan Kondisi Warganya



Sebelumnya sebanyak 60 Aparatur Desa Kecamatan Seunuddon telah mengikuti Bimbingan Teknis yang dilaksanakan di Medan pada tanggal  27 Februari hingga 1 Maret 2021 lalu yang dilaksanakan oleh Lembaga Lemindo. Dengan Jumlah anggaran yang dikeluarkan satu peserta Rp 7,332 .000. Dengan rincian Rp 6 juta untuk kontribusi lembaga, uang saku Rp 900 ribu, uang makan Rp 132 ribu, transportasi Rp 300 ribu.

Ketua Forum Geuchik Seunuddon Safril Asnawi secara terpisah yang di hubungi media kliksumut.com mengatakan bahwa dirinya mengatakan kegiatan bimtek tersebut memang sudah kami laksanakan, namun terkait Perbup No 2 tahun 2020 dirinya tidak tau persis ,dan tidak melihat isi yang tercantum didalamnya.

Pos terkait