KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Desa Danau Sijabut kini tengah bergerak cepat menyiapkan diri untuk tampil optimal dalam ajang penilaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Provinsi Sumatera Utara. Sebagai perwakilan resmi dari Kabupaten Asahan, desa yang berada di wilayah Kecamatan Air Batu ini menunjukkan keseriusan melalui berbagai langkah pembenahan yang terarah dan berkelanjutan.
Upaya tersebut semakin diperkuat dengan kehadiran Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan yang turun langsung ke lapangan pada Rabu (8/4/2026). Kegiatan pembinaan ini menjadi bagian penting dari strategi daerah dalam memastikan kesiapan desa, sekaligus menunjukkan komitmen kuat untuk meraih hasil terbaik di tingkat provinsi.
BACA JUGA: Transformasi Posyandu Asahan: Menguatkan Layanan Kesehatan dari Akar Rumput
Pembinaan yang dilakukan tidak bersifat seremonial semata. Kehadiran lintas sekto mulai dari TP PKK, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, hingga Dinas Komunikasi dan Informatika, mencerminkan sinergi yang solid dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat berbasis kesehatan.
Camat Air Batu, Muhammad Syarif AR Pohan, menegaskan bahwa penunjukan Desa Danau Sijabut sebagai delegasi bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar yang harus diwujudkan melalui kerja nyata.
Menurutnya, ajang PHBS bukan sekadar kompetisi, melainkan momentum untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam mengubah pola hidup menjadi lebih sehat dan berkualitas. Transformasi ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya bagi desa, tetapi juga bagi citra daerah secara keseluruhan.
Fokus utama pembinaan diarahkan pada pemenuhan dan penguatan 10 indikator PHBS. Indikator tersebut mencakup berbagai aspek penting, seperti persalinan oleh tenaga kesehatan, pemberian ASI eksklusif, penggunaan jamban sehat, hingga pengelolaan lingkungan yang bersih dan bebas dari risiko penyakit.
“Namun demikian, lebih dari sekadar pemenuhan standar administratif, inti dari program ini adalah perubahan perilaku. Masyarakat didorong untuk menjadikan kebersihan, sanitasi, dan kesehatan sebagai bagian dari kebutuhan dasar, bukan sekadar kewajiban rutin,” terangnya.
Sementara, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, dalam arahannya menekankan pentingnya keberlanjutan program. Ia mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat tidak hanya berfokus pada penilaian semata, tetapi juga menjaga konsistensi penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.
“Ada tiga aspek utama, yakni menjadikan kesehatan sebagai gaya hidup, meningkatkan kualitas hidup melalui lingkungan yang bersih, serta memperkuat peran keluarga, terutama ibu rumah tangga dan kader PKK, sebagai ujung tombak perubahan perilaku di tingkat rumah tangga,” ujarnya.
BACA JUGA: Menguatkan Ekonomi Keluarga, TP PKK Asahan Matangkan UMKM Sentang Menuju Ajang Provinsi
Semangat warga Desa Danau Sijabut pun terlihat semakin menguat. Partisipasi aktif dalam diskusi dan interaksi dengan tim pembina menunjukkan tumbuhnya kesadaran kolektif yang menjadi fondasi utama keberhasilan program ini.
Dengan waktu yang tersisa, berbagai persiapan terus dimaksimalkan, baik dari sisi dokumentasi maupun implementasi di lapangan. Jika konsistensi ini mampu dipertahankan, Desa Danau Sijabut berpeluang besar mengukir prestasi dan membawa pulang predikat terbaik untuk Kabupaten Asahan di ajang PHBS tingkat Provinsi Sumatera Utara. (KSC)
Reporter: Dinda Meyla Sari





