Cegah Kecurangan, USU Siapkan Alat Deteksi di UTBK SNBT 2026

Sebanyak 36.771 peserta ikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer- Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK- SNBT) 2026 di Universitas Sumatera Utara (USU).
Pada hari pertama ujian langsung dipantau Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos, M.Si  yang juga Wakil Ketua 1 Tim Penanggung Jawab Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026. (kliksumut.com/Swisma)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Sebanyak 36.771 peserta ikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer- Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK- SNBT) 2026 di Universitas Sumatera Utara (USU).

Pelaksanaan UTBK-SNBT yang berlangsung pada 21 – 30 April 2026 ini selain digelar di kampus USU juga di Universitas Medan Area, Universitas Sari Mutiara, SMA Negeri 1 Medan dan di Kepulauan Nias, yakni Gunungsitoli dan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan. 

Pada hari pertama ujian langsung dipantau Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos, M.Si  yang juga Wakil Ketua 1 Tim Penanggung Jawab Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Diikuti 17.627 Peserta, Wakil Ketua SNPMB 2026 Langsung Pantau UTBK SNBT di Unimed 

Prof Muryanto mengatakan,
untuk mencegah praktik kecurangan dan perjokian, USU siapkan detektor penggunaan alat komunikasi yang tersembunyi.

“Kita terus melakukan monitoring untuk mengantisipasi potensi risiko, termasuk praktik kecurangan seperti penggunaan joki dengan menggunakan alat pendeteksi,” ungkap Muryanto.

Selain itu panitia juga lebih mengetatkan pengawasan dan meneliti dokumen peserta, khususnya  yang berasal dari luar daerah Sumut.

Pada pemantauan itu, Muryanto didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kealumnian, Prof Dr Poppy Anjelisa Z. Hasibuan S.Si M.Si, Apt, Wakil Rektor II Bidang SDM, Keuangan, dan Sistem Informasi Dr. Arifin Nasution S.Sos MSP.

Selain itu Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, dan Kerja Sama Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita ST MT,  Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Infrastruktur, dan Bisnis Dr. Muhammad Anggia Muchtar ST MM IT dan Sekretaris Universitas Ir. Ikhsan Siregar ST M.Eng Ph.D.

Pada UTBK-SNBT 2026, panitia menyediakan fasilitas kepada peserta disabilitas atau berkebutuhan khusus. sebanyak 7 orang, terdiri 2 tunanetra, 2 tunadaksa,  2 tunarungu  dan tunawicara 1.

“Tentu kita juga memberikan
fasilitasi  bagi mereka berkebutuhan khusus untuk mendapatkan kesempatan sama dengan peserta yang lain,” katanya.

Lebih lanjut dipaparkan dia kuota penerimaan dari jalur UTBK-SNBT 2026 di USU 3008 orang, dengan perincian  2.534  program Sarjana, 275 Sarjana Terapan dan Diploma 200 orang. Sedangkan hasilnya dijadwalkan akan diumumkan pada 25 Mei 2026

Dalam peninjauan pelaksanaan UTBK-SNBT di kampus USU, Muryanto Amin mengatakan berjalan lancar dan aman dengan melibatkan pengawas dari dosen dan civitas akademika

Dia  menyebutkan, UTBK-SNBT 2026 yang berlangsung 20 sesi itu juga digelar di Kepulauan Nias, Teluk Dalam dan Gunung Sitoli.

Sejauh ini pelaksanaan ujian di Kepulauan Nias, kata Muryanto berlangsung lancar dan tidak ada masalah termasuk pendistribusian naskah soal ujian.

“Kita terus komunikasi karena mengirim pengawas dan  petugas IT,” jelas Muryanto

UKT Tidak Naik

Pada tahun akademik ini Muryanto menegaskan tidak ada kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Dia memastikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap memiliki akses untuk melanjutkan pendidikan.

“Tidak ada kenaikan UKT. Jika ada yang tidak mampu, silakan ajukan penyesuaian dengan bukti yang valid. Kami pastikan semua tetap punya kesempatan kuliah,” tegasnya.

Muryanto berpesan kepada para peserta agar tetap percaya pada kemampuan diri sendiri.

BACA JUGA: Terlibat Joki UTBK-SNPMB di Kampus USU, Polsek Medan Baru Amankan Empat Pelaku

“Semangat menjawab soal, jangan pernah percaya pada hal-hal yang menyesatkan. Percayalah pada kemampuan diri sendiri serta kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.

Selain USU, Muryanto juga meninjau UTBK SNBT di Universitas Negeri Medan (Unimed).

Menurutnya, pelaksanaan ujian di Unimed juga berjalan sesuai rencana tanpa adanya insiden yang mengkhawatirkan. (KSC)

Reporter: Swisma

Pos terkait