Cabor Bulutangkis Manfaatkan 40 Hakim Garis Berlisensi Asli Sumut di PON XXI 2024

Cabor Bulutangkis Manfaatkan 40 Hakim Garis Berlisensi Asli Sumut di PON XXI 2024
Perhelatan cabang olahraga bulutangkis dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 resmi dimulai di GOR PBSI Dispora Sumut, Minggu (8/9/2024). (kliksumut.com/ist)

EDITOR: Wali

KLIKSUMUT.COM | DELI SERDANG – Perhelatan cabang olahraga bulutangkis dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 resmi dimulai di GOR PBSI Dispora Sumut, Minggu (8/9/2024). Gelaran ini menjadi salah satu yang paling dinantikan, terutama dengan kehadiran 40 hakim garis berlisensi asli Sumatera Utara yang akan mendukung jalannya pertandingan secara profesional.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) cabor bulutangkis, Suripno Ngadimin, menjelaskan bahwa rangkaian pertandingan dimulai dengan nomor beregu hingga babak final pada 12 September mendatang. Setelah itu, pertandingan akan jeda selama dua hari sebelum melanjutkan nomor perorangan yang dijadwalkan mulai 15 hingga 19 September 2024.

BACA JUGA: Jelang PON 2024, Bulutangkis Sumut Butuh Sparing

“Pertandingan beregu akan berlangsung seru hingga final. Setelah jeda, laga perorangan akan dimulai, memberikan kesempatan bagi atlet-atlet terbaik dari seluruh Indonesia untuk bersaing,” ujar Suripno.

Kehadiran Hakim Garis Lokal yang Berlisensi

Untuk menjaga kualitas pertandingan, panitia menurunkan 36 wasit berlisensi nasional yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Namun, yang menarik perhatian adalah penggunaan 40 hakim garis lokal Sumatera Utara yang telah mengantongi lisensi nasional B maupun lisensi daerah.

“Semua hakim garis ini berasal dari Sumatera Utara. Mereka telah melewati pelatihan ketat dan memiliki lisensi resmi, memastikan pertandingan berjalan dengan standar internasional,” terang Suripno, didampingi Sekretaris Panpel, Kusprianto.

Persiapan dan Harapan Infrastruktur GOR PBSI

Meski pertandingan sudah berjalan lancar, Suripno mengakui masih ada beberapa infrastruktur di GOR PBSI yang perlu ditingkatkan. Salah satunya adalah area warming up (pemanasan), kenyamanan kursi penonton, dan pendingin ruangan (AC) yang belum optimal.

“Kami berharap adanya dukungan dana tambahan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur ini, sehingga para atlet dan penonton bisa merasakan kenyamanan maksimal,” ujar Suripno penuh harap.

Antusiasme Peserta dari Seluruh Nusantara

PON XXI Aceh-Sumut 2024 cabang bulutangkis ini diikuti oleh 228 atlet dari 24 provinsi di Indonesia, menjanjikan persaingan ketat antarprovinsi. Event ini juga menjadi ajang bagi Sumatera Utara untuk menunjukkan kualitas SDM lokalnya, termasuk para hakim garis yang berperan penting dalam menjaga fair play di setiap pertandingan.

Dengan semua persiapan dan dukungan dari tim lokal, PON XXI cabang bulutangkis siap menjadi panggung gemilang bagi atlet-atlet berbakat Indonesia. (KSC)

Pos terkait