Bupati Sergai Pimpin Apel Uraikan Kesiapan Siagaan Langkah Strategis Penanganan Bencana Karhutla



Dia menambahkan,pada tahun 2020, penanganan Karhutla sudah semakin terkoordinir, dimana jumlah titik kebakaran (hotspot) menurun dibandingkan 2019. Pada tahun 2020 jumlah hotspot sebanyak 89 titik, turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 120 titik.

Bupati Darma wijaya mengimbau kepada masyarakat agar tidak meninggalkan rumah dengan keadaan listrik menyala, sebab kebakaran yang harus diantisipasi tidak hanya kebakaran hutan dan lahan, namun juga kebakaran rumah. Kemarin ada kebakaran rumah penjaga sekolah di Sei Rampah, kebakaran diduga akibat arus pendek listrik. Oleh sebab itu, bagi masyarakat yang memiliki lampu gantung di atas tempat tidur harus waspada. Khawatir lampunya meledak dan percikan apinya mengenai tempat tidur akan menyebabkan kebakaran

Dihari yang sama Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang mengatakan siap bekerjasama dengan pemerintah dalam menangani karhutla yang ada di Sergai karena Kita memiliki personil gabungan dalam penanganan karhutla. Ketersediaan lahan basah kita juga cukup dalam menangani karhutla.

Baca juga: Bupati Sergai Pimpin Rakor Percepatan Penanganan Covid-19


Kapolres menjamin kondisi Kamtibmas di wilayah ini kondisif dan terkendali dan yakin sikap toleransi masyarakat sudah sangat baik, baik antar umat beragama maupun antar umat seagama

“Dan Kapolres Sergai udah perintahkan seluruh jajaran untuk waspada atas gangguan Kamtibmas yang terjadi di daerah ini,” katanya. (Budi Lubis)

Pos terkait