Bupati Pakpak Bharat Teken Pakta Integritas SPMB 2025: Wujudkan Penerimaan Siswa yang Jujur dan Transparan

Bupati Pakpak Bharat Teken Pakta Integritas SPMB 2025: Wujudkan Penerimaan Siswa yang Jujur dan Transparan
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor resmi menandatangani Pakta integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025, dalam sebuah forum strategis bersama seluruh kepala daerah se-Sumatera Utara, Selasa (14/5/2025), di Hotel Grand Mercure Maha Cipta Medan Angkasa. (kliksumut.com/Juniker Berutu)

REPORTER: Juniker Berutu

KLIKSUMUT.COM | PAKPAK BHARAT – Komitmen terhadap pendidikan yang bersih dan berkeadilan kembali ditegaskan Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor. Ia resmi menandatangani pakta integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025, dalam sebuah forum strategis bersama seluruh kepala daerah se-Sumatera Utara, Selasa (14/5/2025), di Hotel Grand Mercure Maha Cipta Medan Angkasa.

Penandatanganan ini berlangsung di hadapan Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Sumut, Tajuddin Idris, dan menjadi bagian dari upaya besar Pemerintah Provinsi Sumut untuk memastikan proses SPMB 2025 berlangsung tertib, jujur, transparan, dan lebih manusiawi.

BACA JUGA: Cegah Kanker Serviks dan Payudara, PKK Pakpak Bharat Gencarkan Sosialisasi IVA Test dan SADARI

Akses Pendidikan Berkualitas untuk Semua Anak

“SPMB bukan hanya soal siapa yang diterima di sekolah mana. Ini soal kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan kita dan tentang keadilan bagi seluruh anak-anak Sumatera Utara,” ungkap Penjabat Sekretaris Daerah Sumut, Efendy Pohan.

Ia menegaskan, semua anak—baik yang tinggal di kota besar, pedesaan, wilayah pesisir, maupun daerah terpencil—harus mendapatkan hak yang sama dalam mengakses pendidikan berkualitas.

Dukung Pemerataan dan Keadilan Pendidikan

Sekretaris Ditjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah, Eko Susanto, menyebut bahwa pemerintah terus memperkuat sistem pendidikan yang inklusif dan adil. Ia juga berharap petunjuk teknis (juknis) penerimaan siswa sudah diterima seluruh daerah agar pelaksanaan berjalan lancar.

“Penerimaan murid di sekolah negeri harus menjangkau anak-anak dari semua kalangan. Ini bentuk nyata dari komitmen negara terhadap keadilan pendidikan,” jelasnya.

SPMB 2025 Resmi Dibuka, Kolaborasi Jadi Kunci

Kepala BPMP Sumut, Tajuddin Idris, mengumumkan bahwa SPMB 2025 resmi dibuka mulai 15 Mei 2025. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara seluruh kabupaten/kota dan lembaga pendidikan agar proses berjalan lancar.

“Semua juknis sudah ditandatangani dan disusun rapi, siap untuk didistribusikan ke setiap daerah. Ini bukti bahwa Sumatera Utara siap menjalankan SPMB dengan integritas tinggi,” ujarnya.

Franc Tumanggor: Tidak Ada Jalur Belakang dan Titipan

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menegaskan bahwa dirinya berkomitmen penuh untuk memberantas segala bentuk kecurangan dalam proses penerimaan siswa.

“Kami sudah menandatangani pakta integritas untuk memastikan tidak ada anak yang ditolak hanya karena tidak punya ‘orang dalam’. Tidak boleh ada jalur belakang, titipan, pungutan liar, atau manipulasi data,” tegasnya.

Ia pun menyerukan pentingnya penegakan aturan: “Jika ada pelanggaran, harus ditindak tegas. Jika ada keraguan, kita harus transparan. Karena satu anak yang kecewa, berarti kita semua telah gagal menjaga keadilan.”

Menuju SPMB 2025 yang Bersih dan Adil

Langkah strategis ini menjadi bagian dari gerakan reformasi pendidikan di Sumatera Utara, dengan semangat kolaborasi dan integritas. Diharapkan, SPMB 2025 menjadi tonggak sejarah penerimaan siswa baru yang bersih, adil, dan bermartabat. (KSC)

Pos terkait