Bupati Karo Terpilih Diharapkan Mampu Atasi Persoalan Krusial di Los Jahe Jahe Berastagi

Bupati Karo Terpilih Diharapkan Mampu Atasi Persoalan Krusial di Los Jahe Jahe Berastagi
Pedagang korban kebakaran los jahe jahe di Kelurahan Tambak Lau Mulgap II,Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo,berangsur mulai membenahi tempat berjualan dengan seadanya,sebanyak 138 pedagang akan kembali di tempatkan di TPS Eks Los jahe jahe (5/12/2024). (kliksumut.com/Herman Harahap)

REPORTER: Herman Harahap
EDITOR: Wali

KLIKSUMUT.COM | KARO – Pasca kebakaran hebat yang melanda los jahe jahe di Kelurahan Tambak Lau Mulgap II, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, pada Kamis (5/12/2024), ratusan pedagang kini perlahan mulai menata kembali tempat berjualan mereka di Tempat Penampungan Sementara (TPS). TPS ini dibangun di area eks Los Jahe Jahe atas kerja sama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo dengan pihak pengembang serta swadaya pedagang.

Bangunan TPS yang menggunakan bahan kayu dan atap seng tersebut kini hampir rampung, dengan progres pengerjaan mencapai 90%. Namun, kendala teknis masih menjadi perhatian utama para pedagang, seperti saluran pembuangan air dan parit yang belum selesai.

BACA JUGA: Polres Tanah Karo Kawal Ketat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pemilu

Pedagang Masih Ragu

Sejumlah pedagang menyampaikan keraguan untuk mulai berdagang di TPS tersebut. Seorang pedagang, R. br Sembiring, mengungkapkan kepada wartawan bahwa meski telah membayar uang lapak sebesar Rp 1.950.000 per orang dengan uang muka Rp 500.000, kondisi TPS masih jauh dari kata nyaman.

“Kami ragu masuk ke sini karena banyak kekurangan, seperti talang pembuangan air dan parit yang belum selesai. Bagaimana kami bisa nyaman jika kondisi seperti ini?” ujarnya.

Ia juga menyoroti masalah pedagang liar yang masih menjajakan dagangan mereka di depan los jahe jahe. “Kalau kami masuk ke TPS tapi pedagang liar tetap dibiarkan di depan, otomatis dagangan kami akan sulit laku,” tambahnya.

Harapan pada Bupati Karo Terpilih

Situasi di Los Jahe Jahe menambah daftar pekerjaan rumah bagi Bupati Karo terpilih. Dengan 138 pedagang yang akan segera ditempatkan di TPS, penertiban pedagang liar menjadi isu krusial. Kepala Pasar Berastagi, Darwan Ginting, menyebutkan bahwa penempatan pedagang ke TPS akan dilakukan dalam waktu dekat, meski ia belum memberikan solusi konkret terkait keberadaan pedagang liar.

Amatan wartawan di lokasi menunjukkan bahwa para pedagang liar masih bebas menempati area depan los jahe jahe tanpa penertiban dari dinas terkait. Kondisi ini menciptakan suasana pasar yang semrawut, sehingga menjadi tantangan besar bagi pemerintahan baru di Kabupaten Karo.

BACA JUGA: Wakil Bupati Karo Resmi Buka Acara Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan

Solusi Diharapkan Segera

Masalah ini membutuhkan perhatian serius dari pemangku kebijakan, terutama untuk menciptakan lingkungan pasar yang tertib dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli. Keberhasilan menangani persoalan ini akan menjadi salah satu tolok ukur kinerja Bupati Karo terpilih dalam mengelola sektor perdagangan di daerah tersebut.

Dengan Los Jahe Jahe sebagai salah satu pusat perdagangan utama di Berastagi, langkah strategis untuk mengatasi persoalan ini diharapkan segera direalisasikan demi mendorong perekonomian lokal dan memberikan keadilan bagi seluruh pedagang. (KSC)

Pos terkait