Bupati Karo Bersama Kapolres dan Dandim 0205/TK Tinjau Lokasi Turap Roboh

Bupati Karo Bersama Kapolres dan Dandim 0205/TK Tinjau Lokasi Turap Roboh
Rombongan Forkopimda Karo mendatangi lokasi Turap atau dinding penahan tebing yang roboh di Lau Sungsang Desa Gongsol Kecamatan Mardeka Kabupaten (18/3/2022).

KARO | kliksumut.com – Hujan deras yang melanda kota Berastagi sekitarnya pada Kamis (17/3/2022) yang mengakibatkan drainase tidak dapat menampung debit air sehingga mengikis dinding turap penahan tebing dan roboh menimpa sebanyak 23 KK di Lau Sungsang Desa Gongsol Berastagi terpaksa diungsikan, sementara guna menghindari terjadinya bencana susulan akibat cuaca ekstrim yang sering turun hujan.

Atas musibah tanah longsor itu rombongan Forkopimda Karo mendatangi lokasi Turap atau dinding penahan tebing yang roboh di Lau Sungsang Desa Gongsol Kecamatan Mardeka Kabupaten (18/3/2022).

BACA JUGA: Jaksa Agung Launching Rumah Restorative Justice Kabupaten Karo

Bupati Karo Corry S. Sebayang bersama dengan Wakil Bupati Theopilus Ginting dan Kapolres Tanah Karo AKBP Ronny Nicholas Sidabutar, SH, S.I.K, M.H, Dandim 0205/TK Letkol Inf. Benny Angga Ambar Suoro, Kalaksa BPBD Kabupaten Karo Jusri Nadeak dan Forkopimca Kecamatan Merdeka pukul 11.20 tiba di lokasi bencana robohnya Turap.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Karo beserta jajaran instansi pemerintahan turut berempati atas musibah yang telah terjadi. “Untuk sementara 23 KK yang tinggal di dekat lokasi bencana diungsikan ke tempat yang aman terlebih dahulu, berhubung cuaca masih ekstrim, dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan,” terangnya.

Lebih lanjut, Bupati Karo mengatakan Dinas PU Kabupaten Karo akan segera melakukan perbaikan Turap yang roboh agar tidak semakin parah.

BACA JUGA: Bupati Karo Cory Sebayang Hadiri Pra Musrenbang RKPD Provinsi Sumut 2023 di Parapat

Kapolres Tanah Karo AKBP Ronny Nicholas Sidabutar SH.Sik didampingi Dandim 0205/TK Letkol Inf. Beni Angga Ambar Suoro mengingatkan untuk berhati-hati di cuaca saat ini.

“Kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati berhubung cuaca ekstrim, khususnya masyarakat yang tinggal di tempat yang geografisnya miring/lereng dan di pinggir sungai, waspada bencana tanah longsor dan luapan air,” ungkapnya. (Her/Del)

Pos terkait