KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, secara resmi melepas keberangkatan Kafilah Kabupaten Asahan yang akan berlaga pada Festival Seni dan Qasidah Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Sebanyak 44 orang diberangkatkan untuk membawa nama Kabupaten Asahan dalam ajang seni religi yang dijadwalkan berlangsung pada 9–13 November 2026 di Asrama Haji Medan.
Prosesi pelepasan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Jumat (6/11/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan akhir sebelum para peserta mengikuti berbagai cabang perlombaan yang dipertandingkan.
Hadir dalam kesempatan itu Ketua Umum LASQI Kabupaten Asahan, Drs. Daman Huri Lubis, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, para alim ulama, peserta kafilah, official, pelatih, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Ketua Umum LASQI Kabupaten Asahan, Daman Huri Lubis, menjelaskan bahwa kontingen Asahan terdiri atas 33 peserta yang akan mengikuti tiga kategori perlombaan.
Adapun cabang yang diikuti meliputi Grup Rebana Klasik Remaja Putra dan Putri dengan jumlah 22 orang, Bintang Vokalis Putra dan Putri sebanyak enam orang, serta Pop Religi Putra dan Putri sebanyak lima orang.
Selain peserta, rombongan juga diperkuat 10 orang official dan pelatih serta seorang petugas kesehatan. Dengan demikian, total kekuatan Kafilah Kabupaten Asahan yang mengikuti festival tersebut berjumlah 44 orang.
Daman Huri menyampaikan, seluruh rombongan dijadwalkan berangkat pada Minggu (8/11/2026) dari Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran menuju lokasi pelaksanaan festival di Medan.
Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus LASQI, official, pelatih, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan bekerja keras mempersiapkan kafilah untuk mengikuti kompetisi tingkat provinsi tersebut.
Ia berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti setiap tahapan perlombaan.
Bupati juga mengingatkan para peserta agar tidak terbebani rasa gugup ketika tampil di hadapan dewan juri maupun penonton. Menurutnya, kesiapan mental, kondisi kesehatan, dan kepercayaan diri menjadi bagian penting dalam menunjang penampilan.
“Anak-anakku sekalian, tampilkan kemampuan terbaik dan jangan grogi saat berada di panggung. Persiapkan diri dengan baik dan jaga kesehatan, karena kondisi fisik sangat mendukung penampilan yang prima. Sebelum tampil, jangan lupa berdoa agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” pesan Taufik.
Sebagai bentuk perhatian terhadap perjuangan para peserta, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan akan memberikan penghargaan atau reward kepada kafilah yang berhasil meraih prestasi dalam festival tersebut.
Bahkan, ia berharap kontingen Kabupaten Asahan tidak sekadar berpartisipasi, tetapi mampu membawa pulang hasil terbaik dengan meraih predikat juara umum pada Festival Seni dan Qasidah Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.
Kepada official, pelatih, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Taufik meminta agar memberikan pendampingan secara maksimal. Seluruh kebutuhan peserta selama mengikuti perlombaan juga diharapkan dapat dipastikan terpenuhi sehingga mereka bisa berkonsentrasi memberikan penampilan terbaik.
BACA JUGA: Wagub Sumut Apresiasi Capaian Kabupaten Asahan, Tekankan Konsistensi Budaya Antikorupsi
Pelepasan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memberikan motivasi dan dukungan kepada seluruh anggota kafilah sebelum bertanding.
Dengan komposisi peserta yang telah dipersiapkan, Kafilah Kabupaten Asahan diharapkan mampu menampilkan seni Islami yang berkualitas, memperkuat syiar keagamaan melalui seni dan qasidah, sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Di akhir kegiatan, Bupati Asahan secara resmi melepas Kafilah Kabupaten Asahan dengan harapan seluruh rombongan senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, dan kemudahan selama mengikuti festival hingga kembali ke Kabupaten Asahan dengan membawa prestasi membanggakan. (KSC)
Reporter: Dinda Meyla Sari








