Bobby Nasution Kuliahkan Anak Nelayan yang Meninggal di Nias Selatan, Sekaligus Siapkan Pekerjaan

Bobby Nasution, Bobby Nasution Nias Selatan, Gubernur Sumut, Bobby kuliahkan anak nelayan, Raisal Dolase, Saharuddin Lase, nelayan Nias Selatan, bantuan pendidikan Sumut, berita Sumatera Utara, Bobby Nasution terbaru
Gubernur Sumut Bobby Nasution melayat ke rumah Alm. Saharuddin Lase, seorang nelayan di Lagundri, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (18/7/2026). Gubernur Sumut menyampaikan akan membantu anak sulung Almarhum untuk kuliah dan bekerja untuk membantu perekonomian keluarga. (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | NIAS SELATAN – Kepedulian Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution kembali terlihat saat melayat ke rumah duka almarhum Saharuddin Lase, seorang nelayan di kawasan Lagundri, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (18/7/2026). Dalam kunjungannya, Bobby memberikan harapan baru bagi keluarga yang ditinggalkan dengan menawarkan pendidikan hingga pekerjaan bagi anak sulung almarhum.

Langkah tersebut menjadi bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap keluarga yang mengalami musibah sekaligus upaya memastikan masa depan anak-anak yang kehilangan tulang punggung keluarga tetap terjaga.

Di hadapan istri almarhum, Asmida Gea, Bobby Nasution menyampaikan komitmennya untuk membawa anak sulung mereka, Raisal Dolase, ke Kota Medan agar dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sambil bekerja.

BACA JUGA: Bobby Nasution Revitalisasi Situs Megalitik Tetegewo, Siap Jadikan Warisan Sejarah Nias Destinasi Wisata Dunia

“Izin ya Bu, anak ibu kami bawa ke Medan, kami akan kuliahkan sambil bekerja, jadi dia masih bisa membantu keuangan keluarga,” ujar Bobby Nasution saat menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.

Raisal Dolase diketahui telah menyelesaikan pendidikan di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Selama ini, ia membantu ayahnya mencari nafkah sebagai nelayan sekaligus bekerja serabutan demi menopang kebutuhan keluarga.

Setelah ayahnya meninggal dunia, Raisal juga harus memikirkan nasib empat adiknya yang masih membutuhkan biaya hidup dan pendidikan. Kondisi inilah yang mendorong Bobby Nasution memberikan solusi agar Raisal tetap bisa mengenyam pendidikan tinggi tanpa meninggalkan tanggung jawab terhadap keluarganya.

Melalui skema kuliah sambil bekerja di Medan, diharapkan Raisal memperoleh masa depan yang lebih baik sekaligus tetap dapat membantu perekonomian keluarga yang berada di Nias Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby Nasution juga menyampaikan doa dan harapan agar keluarga almarhum diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan menghadapi cobaan yang dialami.

Ia turut mengajak pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keluarga yang kehilangan pencari nafkah, terutama anak-anak yatim.

“Sebagai orang yang beriman tentu kita harus ikhlas walau ini berat. Saya harap Pemda dan masyarakat ikut memperhatikan keluarga almarhum, begitu juga anak-anak yatim lainnya,” kata Bobby.

Menurutnya, perhatian terhadap anak-anak yang kehilangan orang tua merupakan tanggung jawab bersama agar mereka tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan dan kehidupan yang layak.

Mendapat tawaran tersebut, Raisal Dolase mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan Gubernur Sumatera Utara.

BACA JUGA: Gubernur Bobby “Turun Gunung” 5 Hari di Nias: Cek Sekolah, Puskesmas, Jalan Rusak, Sampai Nonton Final Piala Dunia Bareng Warga

Ia menilai kesempatan untuk melanjutkan pendidikan sambil bekerja merupakan peluang besar bagi masa depannya. Namun, keputusan tersebut akan terlebih dahulu dibicarakan bersama keluarga mengingat dirinya masih memiliki empat adik yang menjadi tanggung jawab bersama.

“Tentu senang, bisa kuliah dan bekerja, tetapi kami musyawarahkan dulu karena saya punya empat adik,” ujar Raisal.

Perhatian Bobby Nasution kepada keluarga nelayan di Nias Selatan tersebut mendapat sambutan hangat dari warga yang hadir di rumah duka. Mereka berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi jalan bagi Raisal untuk meraih pendidikan tinggi sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya. (KSC)

Pos terkait