
SAMOSIR | kliksumut.com – Sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan, Pdt. Dr. Anna Ch. Vera Pangaribuan yang saat ini menjabat sebagai Kepala Departemen Marturia Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) melaunching buku khotbah ketiganya pada Rabu, (9/12/2020) kemarin.
“Saya persembahkan buku ini kepada seluruh pembaca untuk menumbuhkan iman kepada Tuhan Maha Pengasih dan saya berharap kiranya Tuhan selalu memberkati kita semua,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (10/12/2020).
Menurutnya, usia anugerah Tuhan, maka setiap waktu patut disyukuri karena itu merupakan pemberian yang sangat berharga bagi setiap orang. Oleh karena itu, setelah memasuki usia ke-54 ini, Pdt Anna mengakui betapa Tuhan telah mengukir berbagai pengalaman dan kenangan yang mewarnai perjalanan pelayanannya.
Masyarakat Samosir Antusias Gunakan Hak Suaranya
“Betapa ajaibnya karya-karya Tuhan semasa perjalan hidup dan pelayanan saya. Ketika kesulitan datang, Ia memberikan hikmat dan pengetahuan. Saat lemah, Ia memberikan kekuatan. Dalam kedukaan, selalu Ia beri penghiburan. Di waktu sakitpun, Ia selalu memberikan kesembuhan. Manakala kesepian dan kesendirian, Ia menjadi sahabat. Dan banyak lagi kebaikan-kebaikan Tuhan yang amat nyata dalam kehidupan saya,” tambahnya.
Buku yang berjudul Benih Yang Berbuah ini sebagai ekspresi rasa syukur dan kesaksian bagi pembaca karena merupakan kumpulan khotbah yang ditulisnya tangan di beberapa buku. Oleh karena itu, walaupun khotbah ini sudah lama ditulis, namun masih cukup relevan untuk kehidupan masa kini dan masa mendatang.
Tiga Calon Bupati Samosir Optimis Menang
“Saya pribadi akan tetap mengimani bahwa khotbah adalah firman Tuhan yang tidak pernah usang karena memang Firman itu bersifat abadi. Kotbah ini sudah melewati pengeditan tanpa mengubah hal-hal yang esensi dan disederhanakan agar lebih menarik dibaca dan lebih mudah dimengerti oleh siapa saja. Saya berharap buku ini dapat menjadi referensi bagi para pelayan dalam mempersiapkan khotbah. Untuk warga jemaat, kiranya buku ini semakin menumbuhkan iman kepada Tuhan dalam menyikapi kehidupan yang semakin sulit. Di samping itu, buku ini sekaligus menjadi bagian tugas pelayanan dalam pemberitaan injil,” pungkasnya. (f.sianturi)







