REPORTER: Y Martin Penggabean
EDITOR: Wali
KLIKSUMUT.COM | TAPANULI SELATAN – Bencana banjir bandang melanda pemukiman warga di Desa Kota Tua, Kecamatan Tano Tombangan Angkola (Tantom Angkola), Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada Rabu siang (18/12/2024) pukul 15.00 WIB. Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan Sungai Aek Mardua meluap.
Plt Kepala BPBD Tapsel, Puput Mashuri, Jelaskan Penyebab Banjir
Plt Kepala Pelaksana BPBD Tapanuli Selatan, Puput Mashuri, mengatakan bahwa luapan Sungai Aek Mardua membawa material kayu dan menghantam beberapa desa di sekitarnya, termasuk Desa Kota Tua, Desa Sisoma, Desa Harean, dan Desa Simaninggir. “Desa Kota Tua menjadi yang paling terdampak oleh banjir bandang ini,” jelas Puput Mashuri, Kamis (19/12/2024).
BACA JUGA: Bupati Tapsel Tinjau Pengungsi Korban Banjir di Tantom Angkola: Pemerintah Siapkan Langkah Cepat dan Strategis
Korban dan Dampak Bencana
Banjir bandang ini mengakibatkan satu orang mengalami luka berat dan satu orang luka ringan, keduanya merupakan warga Desa Kota Tua. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hingga kini, pendataan terhadap kerusakan rumah warga dan fasilitas umum masih terus dilakukan.
Jumlah warga terdampak mencapai 1.559 jiwa, dengan rincian 1.180 jiwa di Desa Kota Tua dan 379 jiwa di Desa Simaninggir. Sementara itu, jumlah pengungsi mencapai 350 jiwa, terdiri dari 300 jiwa di Desa Kota Tua dan 50 jiwa di Desa Simaninggir.
Tindakan Cepat BPBD dan Pemkab Tapanuli Selatan
Setelah menerima laporan, BPBD Tapanuli Selatan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan, TNI/Polri, serta stakeholder terkait langsung turun ke lokasi bencana. Posko pengungsian dan dapur umum telah didirikan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban.
“Tim kami sudah melakukan assesment dan memberikan bantuan sementara kepada para korban. Langkah-langkah selanjutnya akan terus kami lakukan untuk memastikan keselamatan dan kebutuhan para pengungsi terpenuhi,” tegas Puput.
BACA JUGA: Kajari Tapanuli Selatan Resmi Diserahterimakan, Muhammad Indra Muda Nasution Gantikan Siti Holija Harahap
Harapan dan Dukungan untuk Korban
Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana susulan. Pemerintah setempat juga mengimbau kepada warga untuk segera melapor jika membutuhkan bantuan lebih lanjut.
Bencana ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana dan kesiapan menghadapi kondisi alam yang tidak dapat diprediksi. Semoga warga terdampak dapat segera pulih dari musibah ini. (KSC)








