Bakhti Sosial Palantara 9 Sail Nias 2019 Di Tapanuli Tengah

TAPTENG | kliksumut.com Peserta Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) 9 Sail Nias 2019, Minggu 8 September, melaksanakan kegiatan bakti sosial (Baksos) di Desa Jago-jago, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Kegiatan Baksos peserta Pelantara 9 dan didampingi Pangkalan TNI Angakatan Laut (Lanal) Sibolga, di antaranya perbaikan rumah ibadah (dua Masjid dan satu Gereja), perbaikan serta bantuan kelengkapan mobiler Madrasah dan bersih pantai.

Dan, Desa Jago-jago, salah satu tempat yang menjadi pusat kegiatan peserta Pelantara dari berbagai daerah di Indonesia, sejak tanggal 6 September hadir berkunjung di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapteng.

Komandan Lanal (Danlanal) Sibolga Letkol Laut (P) Betrawarman mengatakan, Baksos, merupakan bagian dari kegiatan pembelajaran kepada peserta Pelantara, agar peka terhadap lingkungan dan kehidupan sosial di sekitarnya.

“Mereka (peserta Pelantara 9) diajak turun ke bawah untuk bisa bejar, melihat langsung bagaimana kondisi tempat belajar teman-teman mereka di beberapa daerah, yang mungkin masih jauh dari nyaman.

“Dan, mereka diajak ikut memberikan bantuan langsung baik tenaga dan meteri kepada saudara-saudara mereka sebangsa dan setanah air, khususnya di daerah Pesisir ini.

Bacaan Lainnya

“Kelak, bila mereka mendapat kesempatan menjadi Pemimpin, pengalaman ini akan sangat berharga untuk menumbuhkan rasa kepedulian,” ujar Betra, ditemui di lokasi kegiatan Baksos.

Masyarakat Desa Jago-jago, sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan Baksos dari peserta Pelantara bersama TNI Angkatan Laut.

kehadiran para remaja peserta Pelantara, mampu dengan mudah berbaur dan membangun suasana keceriaan bersama anak-anak desa setempat.

Kepala Desa Jago-Jago Laila Fitri Purba, mengaku sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan Baksos di desanya.

“Kami sangat berterimakasih, karena desa kami bisa terpilih sebagai titik kegiatan Baksos untuk Sibolga dan Tapteng.

“Kegiatan ini sangat positif, kami benar-benar merasa sangat terbantu dengan bantuan yang diberikan kepada desa kami,” sebut Laila.

Diagendakan, Senin pagi 9 September, peserta Pelantara 9 juga diajak betwisata ke Kecamatan Barus, Tapteng, untuk berziarah ke makam para Aulia penyebar syi’ar Islam yang pertama kali di bumi Nusantara.

Dan direncanakan, setelah ziarah ke makam tua di daerah titik nol peradaban Islam di Nusantara, rombongan peserta Pelantara 9, akan kembali melanjutkan pelayarannya bersama KRI Tanjung Kambani 971.

Tujuan berikutnya, peserta Pelantara 9 berlabuh di aerah wisata Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, untuk mendukung kegiatan Sail Nias 2019. (Ray)

Pos terkait