KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyerukan pembentukan koalisi politik permanen di Indonesia. Menurut Bahlil, koalisi tidak seharusnya bersifat sementara dan bubar setiap lima tahun, melainkan harus menjadi fondasi stabilitas politik demi keberlanjutan program pemerintah.
Pernyataan ini disampaikan Bahlil saat berpidato di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara doa bersama perayaan puncak HUT ke-61 Partai Golkar bertajuk “Merajut Kebersamaan Membangun Indonesia Maju” di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2025).
Bahlil menekankan, meski pemerintahan Presiden Prabowo baru berjalan satu tahun, berbagai program strategis telah dan sedang dijalankan. Beberapa di antaranya adalah Makan Bergizi Gratis, swasembada pangan, dan swasembada energi.
“Kami juga melaporkan kepada Bapak Presiden terkait energi. Sejak 2008 hingga 2024, lifting kita belum pernah mencapai target APBN. Di tahun 2025, insyaallah Partai Golkar di bawah Presiden akan mewujudkan lifting yang melebihi target. Bahkan, solar di 2026, kita tidak akan impor lagi,” ujar Bahlil.
Selain itu, Bahlil menyebut program kesejahteraan rakyat lain yang digagas Presiden Prabowo, seperti Sekolah Rakyat, hilirisasi produktif, reforma agraria, hingga internet gratis. Ia menekankan, keberhasilan program-program tersebut sangat bergantung pada stabilitas politik.
“Lewat mimbar yang terhormat ini, izinkan kami menyampaikan saran. Perlu dikuatkan koalisi permanen. Jangan koalisi on-off, on-off. Sudah saatnya kita memiliki prinsip yang kuat untuk meletakkan kerangka koalisi yang benar. Kalau mau menderita, menderita bareng-bareng. Kalau mau senang, senang bareng-bareng,” tegas Bahlil.
Bahlil menambahkan, pembentukan koalisi permanen membutuhkan gentlemen politik yang kuat dan konsisten, agar tidak mudah terpecah oleh isu-isu yang salah kaprah atau disalahartikan.
Dengan seruan ini, Partai Golkar menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo secara stabil dan berkesinambungan, memastikan program kesejahteraan rakyat dapat terealisasi secara maksimal. (KSC)
TIM REDAKSI





