Tak hanya Ijeck dan Rifat, Sean Gelael juga mengaku siap bersaing sengan rivalnya terkhusus Rifat dan Ryan Nirwan. Sean juga sempat menebar psywar.
“Saya lihat dari kejurnas seri I lalu, Rifat dan Ryan belum pernah langsung berhadapan. Saya ingin lihat sang jenderal melawan muridnya. Kemarin Rifat mengalami masalah di mobil, tapi di SS1 Rifat sempat memimpin. Tapi mudah-mudahan kalian push biar sama-sama out,” kata Sean kepada dua rivalnya itu.
Rifat pun membalas Sean. Menurutnya menjadi hal yang positif saat Ryan bisa mengalahkannya sebagai pereli muda. “Kalau umur Ryan sudah gak bisa nyusul, tapi nyetirnya harus. Target kami justru Sean,” kata Rifat.
Hal itu dibalas lagi oleh Sean. “Ngejar gua boleh, tapi jangan mimpi terlalu jauh,” beber Sean.
BACA JUGA: Buka Danau Toba Kejurnas Rally 2022, Wagubsu: Bukti Indonesia Aman untuk Pelaksanaan Event Dunia
Ryan pun ikut mengomentari perang komentar itu. “Beli kompornya di mana Sean? Saat kompetisi semua bisa jadi lawan. Termasuk Sean. Yang terpenting bagaimana paginya perang, malamnya party,” beber pereli dari Toyota Gazoo Racing ini.
Sementara itu, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut Harun Mustafa Nasution mengatakan lewat event Asia Pasific Rally Championship (APRC), pihaknya ingin membangkitkan kembali dunia otomotif di Indonesia.
“Alhamdulillah APRC ini bisa kita laksanakan di Sumut. Pak Wagub, Musa Rajekshah yang terus memberikan semangat kepada IMI agar dunia otomotif kembali berjaya di Sumut dan Indonesia,” ujarnya.
Lanjut Harun, ada 65 peserta yang mengikuti event ini ada dari Malaysia, Portugal, Lebanon dan Australia dan Indonesia. “Saya berharap para peserta bisa menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. Tidak ada kendala. Start 65 peserta, finish juga 65 peserta,” ujarnya.
Hadir dalam kesempatan itu Juara Dunia FIA 2002 Karamjith Sighn. (Wl)








