KLIKSUMUT.COM | BENER MERIAH – Rencana ratusan pendaki dari berbagai penjuru Tanah Air untuk merayakan Hari Kemerdekaan RI ke-80 di puncak Gunung Api Bur Ni Telong, Aceh, harus kandas. Sedikitnya 700 pendaki terpaksa membatalkan pendakian setelah pemerintah setempat resmi menutup jalur menuju puncak akibat peningkatan aktivitas vulkanik gunung tersebut.
Penutupan mendadak ini dilakukan setelah Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status Gunung Bur Ni Telong dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) per Sabtu, 2 Agustus 2025.
“Memang ada 700 lebih pendaki dari berbagai daerah batal melakukan pendakian, apalagi jelang 17 Agustus banyak yang ingin mengibarkan bendera Merah Putih di puncak,” ujar Reje Kampung Rembune, Suhadi**, saat dikonfirmasi, Minggu (3/8/2025).
Gunung yang terletak di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah ini memang menjadi salah satu destinasi favorit pendaki, terutama saat perayaan kemerdekaan setiap tahunnya. Namun, untuk tahun ini, kegiatan tersebut dibatalkan demi keselamatan bersama.
BACA JUGA: Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Dahsyat! Kolom Abu Capai 10 KM, Warga Diminta Waspada Banjir Lahar
Pendakian Gunung Bur Ni Telong Ditutup Sementara, Ini Penjelasan BPBD
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Bener Meriah, Anwar Sahdi, menegaskan bahwa keputusan larangan pendakian bersifat preventif dan sesuai dengan rekomendasi dari Badan Geologi.
“Status Bur Ni Telong kini berada di Level II atau waspada. Ini artinya belum membahayakan untuk warga di lereng, tetapi kegiatan pendakian ke atas sangat tidak disarankan. Pengibaran bendera di puncak juga ditiadakan untuk tahun ini,”jelasnya.
Anwar juga mengimbau masyarakat sekitar agar tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu menyesatkan.
“Selama status belum naik ke Level III (Siaga) atau Level IV (Awas), masyarakat di bawah gunung masih bisa beraktivitas seperti biasa,” tambahnya.
Kapan Jalur Pendakian Bur Ni Telong Dibuka Kembali?
Menurut Suhadi, jalur pendakian akan kembali dibuka apabila status aktivitas gunung diturunkan kembali ke level normal oleh otoritas resmi.
“Kita akan terus berkoordinasi dan menyampaikan informasi kepada pendaki yang sudah mendaftar. Bila status turun ke level normal, jalur akan kembali kita buka,” katanya.
Gunung Bur Ni Telong: Favorit Pendaki dan Simbol Nasionalisme
Gunung Bur Ni Telong yang berketinggian sekitar 2.600 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini setiap tahunnya menjadi lokasi favorit pendakian untuk memperingati HUT RI. Tradisi pengibaran Merah Putih di puncak gunung berapi aktif ini telah berlangsung sejak lama, menjadi simbol cinta tanah air bagi para pecinta alam.
Namun, tahun 2025 menjadi pengecualian. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. (KSC)








