Wisuda 31 Anak PPKS: Bukti Kepedulian Pemprov Sumut Wujudkan Masa Depan Anak Terlantar

Wisuda 31 Anak PPKS: Bukti Kepedulian Pemprov Sumut Wujudkan Masa Depan Anak Terlantar
Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Fachrizal Nasution melepas acara Terminasi (Pengembalian Anak kepada orang tua/wali) pada UPTD Pelayanan Sosial Anak Balita Medan, Jalan Tengku Amir Hamzah Medan, Selasa (24/06/2025). (kliksumut.com/ist)

Pemprov Sumut melalui Dinas Sosial berikan pendidikan dan pengasuhan bagi anak-anak PPKS, wujud nyata negara hadir untuk masa depan generasi muda.

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjamin masa depan anak-anak terlantar dan kurang beruntung. Melalui Dinas Sosial Sumut, sebanyak 31 anak Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) mengikuti prosesi wisuda di Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Sosial Anak Balita Medan, Selasa (24/6/2025).

Kegiatan tersebut menjadi simbol keberhasilan program pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang diberikan oleh pemerintah kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.

BACA JUGA: Undhar Wisuda 483 Lulusan, Rektor Ingatkan Jangan Cepat Berpuas Diri

“Pembinaan ini adalah bentuk kehadiran nyata Pemprov Sumut dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak-anak Sumut. Kami berharap ilmu dan pengasuhan ini akan sangat bermanfaat bagi masa depan mereka,” ujar Sekretaris Dinas Sosial Sumut, Fachrizal Nasution, dalam sambutannya.

Negara Hadir Melalui Pendidikan dan Perlindungan

Selain pendidikan PAUD, ke-31 anak PPKS juga mendapatkan fasilitas pangan, sandang, dan kasih sayang selama berada di bawah naungan UPTD. Fachrizal menegaskan bahwa negara memiliki kewajiban untuk memberikan akses pendidikan secara merata kepada seluruh anak, termasuk anak-anak yang berada dalam kondisi sosial rentan.

“Kami juga membina anak-anak putus sekolah di berbagai UPTD di kabupaten/kota. Sekolah adalah hak setiap anak, tidak boleh ada yang tertinggal,” imbuh Fachrizal didampingi Kepala UPTD Pelayanan Sosial Anak Balita Medan, Lily Maulina Lubis.

Sertifikat Wisuda dan Harapan Masa Depan

Dalam acara tersebut, anak-anak yang telah menyelesaikan pembinaan PAUD menerima sertifikat kelulusan, sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian mereka. Momen itu ditutup dengan foto bersama penuh keceriaan. Anak-anak tampak bahagia mengenakan toga wisuda, senyum sumringah menghiasi wajah polos mereka.

Salah seorang wali anak asuh, German Habeahan, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas peran besar Pemprov Sumut dalam memberikan kehidupan yang lebih baik kepada cucunya.

“Terima kasih atas semua bantuan, pendidikan, dan perhatian yang diberikan kepada cucu kami. Semoga kelak ia menjadi orang yang sukses dan berguna,” ungkap German penuh haru.

Akses Layanan Sosial Lain Juga Dibuka

Dinas Sosial Sumut juga menegaskan bahwa kehadiran negara tidak berhenti hanya pada PAUD atau bantuan sosial, melainkan juga terbuka dalam bentuk program pendidikan seperti Sekolah Rakyat, Kartu Indonesia Pintar (KIP), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan program perlindungan sosial lainnya.

BACA JUGA: 1.416 Lulusan Diwisuda, Alumni Unimed Diharapkan Adaptif dan Inovatif

Langkah ini menjadi strategi penting dalam mengatasi ketimpangan pendidikan dan kesejahteraan anak-anak Sumatera Utara, terutama mereka yang tidak memiliki orang tua atau dalam kondisi keluarga tidak mampu.

Dengan program seperti ini, Pemprov Sumut membuktikan bahwa negara benar-benar hadir bagi mereka yang membutuhkan. Harapannya, wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari masa depan cerah bagi anak-anak PPKS generasi muda yang nantinya akan tumbuh menjadi pemimpin dan penopang negeri. (KSC)

Bacaan Lainnya

Pos terkait