MEDAN | klisumut.com – Musisi Rockband Medan membuat laporan Polisi dugaan tindak pidana Penggelapan dan/atau Penipuan di Polda Sumut terkait kegiatan Merdeka Rockfest Kolaborasi 2023 #PIALAWALIKOTAMEDAN.
Awalnya musisi rockband medan membuat laporan polisi dugaan tindak pidana tersebut terhadap Walikota Medan dan Jogal Production akan tetapi pada saat konseling di SPKT Polda Sumut, pihak SPKT hanya menerima laporan polisi yang tertuju kepada Jogal Production.
BACA JUGA: Dukung Tembak Mati Begal, Wali Kota Medan Picu Kontroversi
“Kami Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan dan musisi rockband sangat menyanyangkan hal tersebut dikarenakan pihak SPKT wajib menerima laporan polisi yang juga tertuju kepada Walikota Medan sebagaimana ketahui Pasal 5 dan 7 KUHAP jo Pasal 108 ayat (1) KUHAP,” jelas Direktur LBH Medan, Irvan Saputra, SH., MH kepada kliksumut.com, Senin (2/26/2024).
Tidak hanya itu, bahkan dalam Etika Kemasyarakatan, dilarang Setiap Pejabat Polri dalam Etika Kemasyarakatan, dilarang menolak atau mengabaikan permintaan pertolongan, bantuan, atau Laporan dan Pengaduan masyarakat yang menjadi lingkup tugas, fungsi dan kewenangannya dan mempersulit masyarakat yang membutuhkan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf a dan f Perpolri 7/2022.
“Dalam hal ini, LBH Medan meminta secara tegas kepada Polda Sumut untuk memeriksa dan memanggil Walikota Medan serta Jogal Production untuk mengungkap kasus ini demi terciptanya keadilan dan kepastian hukum musisi rockband sebagaimana amanat UUD 1945, Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM,” tambah Irvan.
Sementara itu, Walikota Medan saat dikonfimasi kepada kliksumut.com tidak mau komentar, bahkan melalui via telpon dan juga via WhatsApp.
Selanjutnya salah seorang Panitia atau anggota Jogal Production, Enggi Ramadhan mengatakan bahwa dirinya hanya sebagai anggota dari Jogal Production yang diketuai oleh Lilik Lubis dan sekretaris Sigit Budiarto, dirinya juga menjelaskan bahwa Jogal Production ini hanya perkumpulan musisi.
“Sebenarnya Jogel Production ini bukan perusahaan bang, dia tidak ada akte notaris atau apa pun. Tapi ini adalah perkumpulan musisi juga untuk membuat kegiatan tersebut.. nah Ketua dan Sekretaris serta Bendahara melakukan pertemuan dengan Pak Bobby dan terbentuklah hastag #PIALAWALIKOTAMEDAN dan dibuatlah kegiatannya,” jelas Enggi Ramadhan kepada kliksumut.com melalui via telpon, Senin (26/2/2024).
BACA JUGA: Bina Putri dan Regansu Juara Bola Voli Piala Wali Kota Medan
Enggi juga menjelaskan bahwa dirinya juga dapat informasi ada masalah dengan para pemenang dan dirinya pikir sudah diselesaikan sama Ketua dan Sekretaris Jogal Production. “Ya kemarin sempat ada masalah bang dengan pemenang, nah ini sampai dilaporkan yah bang.. wah gimana ya bang, Ketua dan Sekretaris lah tuh bang,” ungkap Enggi.
Atas hal tersebut, kliksumut.com mencoba konfirmasi dengan Ketua Jogal Production Lilik Lubis, hingga saat ini nomor yang dihubungi oleh kliksumut.com tidak aktif. (Wl)








