Tingkatkan Produksi Jeruk, Pemkab Karo Gelar Pelatihan Pengendalian Lalat Buah

Tingkatkan Produksi Jeruk, Pemkab Karo Gelar Pelatihan Pengendalian Lalat Buah
PELATIHAN PENGENDALIAN LALAT BUAH: Pemerintah Kabupaten Karo menggelar pelatihan pengendalian lalat buah dan sosialisasi peningkatan produksi jeruk di Desa Polatebu. (FOTO: Herman Harahap)

KLIKSUMUT.COM | KARO ~ Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo menggelar Pelatihan Pengendalian Lalat Buah pada tanaman jeruk dan Sosialisasi Peningkatan Produksi Pertanian di Losd Desa Polatebu, Kecamatan Kutabuluh. Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., membuka saecara resmi kegiatan ini, Kamis (4/12/2025).

Hadir unsur Forkopimcam, Plt. Kepala Dinas Pertanian, para camat dari wilayah sekitar, dan kepala desa. Tutut hadir perwakilan POPT, perwakilan Universitas Quality Medan, serta masyarakat Desa Polatebu dan Desa Kuta Pengkih.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: BBM Langka di Berastagi Sepekan Pascabencana, Warga Rela Antre Hingga Malam

Bupati Karo Tekankan Pentingnya Peningkatan Produksi Jeruk

Dalam sambutannya, Bupati Karo menegaskan bahwa jeruk merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Karo yang harus kembali pada masa kejayaannya.

“Kita berharap produksi jeruk meningkat dari rata-rata 150 kg per batang menjadi 200–300 kg per batang,” ujar Antonius Ginting.

Dengan peningkatan tersebut dapat mendukung program hilirisasi jeruk Karo yang akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani.

BACA JUGA: Pasokan Ikan dan Kelapa Terganggu Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera Utara, Pedagang Berastagi Pilih Tutup

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Karo terus mendorong dukungan Kementerian Pertanian agar Kabupaten Karo memperoleh perhatian khusus dalam pengembangan komoditas jeruk.

Strategi Pengendalian Hama dan Peningkatan Produktivitas

Sebagai narasumber utama, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., memaparkan teknik pencegahan lalat buah, penanganan penyakit batang, dan strategi menekan biaya produksi.

Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya konsep 5 Tepat Pemupukan, yaitu tepat sasaran, tepat pupuk, tepat waktu, tepat takaran, dan tepat cara.

BACA JUGA: Cuaca Dingin dan Hujan Gerimis Bikin Aktivitas Pasar Berastagi Lesu

“Ini sebagai langkah efektif meningkatkan produktivitas dan menurunkan biaya perawatan tanaman,” jelas Komando Tarigan.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Karo berharap petani memahami metode pengendalian hama yang benar. Selain itu, petani mampu menerapkan teknik budidaya yang lebih efisien. Dengan demikian, kualitas dan produktivitas jeruk Karo dapat terus meningkat dan kembali menjadi komoditas unggulan yang membanggakan daerah. (KSC)

REPORTER: Herman Harahap

Pos terkait