“Saya (Pemprov Sumut) siap membantu untuk terus menjaga dan mengembalikan serta melestarikan kebudayaan Melayu Deli ini, bila Tuanku Aji ada mengeluarkan titah, agar seluruh warisan budaya untuk diambil dan dikembalikan lagi ke Kesultanan,” ucap Edy Rahmayadi, didampingi Asisten Administrasi Umum dan Aset Pemprov Sumut M Fitriyus.
Titah ini, menurut Edy Rahmayadi, hanya upaya untuk menghindari terjadinya kesalahfahaman pada masyarakat, bahwa ada kepentingan nantinya dalam upaya pengembalian seluruh peninggalan sejarah dan sebagainya di Kesultanan Deli.
Edy pun meminta pada Tuanku Aji terlebih dahulu untuk mengumpulkan seluruh Sultan yang ada di Sumut untuk membicarakan hal ini, agar ditemukan kata mufakat. “Saya pastikan, saya saat ini sebagai Gubernur tidak ada kepentingan politik dalam menjaga kelestarian budaya ini. Saat ini saya berbicara sosial dan budaya. Saya tidak mau dengan ucapan yang sekarang ini ‘Melayu Tinggal Nama’. Makanya kita lestarikan budaya Melayu, agar Sumut memiliki warna,” katanya.








